KabarMakassar.com — Rupiah mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini, Senin (27/7). Tercatat, pelemahan terjadi sebesar 0,24 persen ke posisi Rp17.986 per dolar Amerika Serikat (AS).
Hal itu terjadi di tengah pelemahan harga minyak mentah dunia yang kembali berada di bawah 100 dolar AS per barel.
Perhatian juga tengah tertuju pada Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, yang memutuskan untuk mundur dari posisinya.
Keputusan yang diambil tersebut menimbulkan pertanyaan serta ketidakpastian arah kebijakan moneter Indonesia di masa yang akan datang.
Ekonom Bloomberg Economics, Tamara Henderson, mengungkapkan, jika pengunduran diri Perry merupakan tambahan risiko negatif untuk aset Indonesia.
Dalam jangka pendek, kekhawatirannya terletak pada pergantian kepemimpinan di bank sentral. Dimana dapat mengarah pada kebijakan moneter yang kurang pruden.
Ia menyebut, Gubernur baru, usai ditunjuk maka akan berada dalam sorotan yang ketat.
Terutamanya oleh para pelaku pasar, terkhususnya untuk membuktikan jika kekhawatiran mereka tidak akan terjadi.
