Indeks

Rupiah Dibuka Melemah, Sentuh Level Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Melemah, Sentuh Level Rp18.000 per Dolar AS
Ilustrasi Rupiah (Dok : KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (4/8).

Rupiah sentuh level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Dimana, menurut data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan dengan depresiasi sebanyak 0,11 persen ke level Rp18.000 per dolar AS.

Usai pada perdagangan lalu, Senin 3 Agustus 2026, rupiah ditutup menguat sebanyak 0,06 persen ke posisi Rp17.980 per dolar AS.

Penguatan itu adalah yang kedua secara beruntun usai rupiah mengalami apresiasi sebanyak 0,47 persen pada Jumat minggu lalu.

Saat ini, dinamika dolar AS di pasar global masih menjadi salah satu penyebab yang menentukan arah pengerakan rupiah.

Dolar AS tertekan usai bank sentral AS (The Fed), pertahankan suku bunga serta Jepang dan AS melakukan intervensi bersama untuk memperkuat mata uang Jepang yakni yen.

Walau menahan suku bunga, The Fed diproyeksikan akan kembali mengetatkan kebijakan moneternya.

Data itu bakal menjadi salah satu petunjuk tentang waktu kenaikan suku bunga The Fed selanjutnya.

Kini pasar tenaga kerja yang tetap kuat memiliki potensi menjaga ekspektasi kebijakan moneter ketat serta menopang dolar AS.

Bank Indonesia (BI) menyampaikan jika stabilitas rupiah akan terus dijaga. Pejabat Sementara Gubernur BI Destry Damayanti, menegaskan jika rupiah akan mulai kembali menguat.

Penguatan rupiah didorong oleh masuknya modal asing ke pasar keuangan domestik, terkhususnya lewat Surat Berharga Negara serta Sekuritas Rupiah Bank Indonesia.

error: Content is protected !!
Exit mobile version