kabarbursa.com
kabarbursa.com

PPDS Anestesi, Bedah dan Dermatologi Segera Dibuka Unismuh Makassar

PPDS Anestesi, Bedah dan Dermatologi Segera Dibuka Unismuh Makassar
Suasana asesmen lapangan oleh tim Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh Makassar, (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar bersiap membuka tiga Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif, Bedah, serta Dermatologi dan Venereologi.

Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan asesmen lapangan oleh tim Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh Makassar, Rabu (07/01).

Rektor Unismuh Makassar Abd Rakhim Nanda menegaskan pembukaan PPDS merupakan bagian dari tanggung jawab persyarikatan untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.

“Pengembangan pendidikan dokter spesialis bukan sekadar ekspansi akademik, tetapi amanah untuk memperkuat pelayanan umat. Kebutuhan dokter spesialis masih sangat besar,” ujarnya.

Ia menyebut Unismuh telah menyiapkan dukungan kelembagaan, termasuk penguatan kawasan FKIK dan rumah sakit pendidikan, sebagai prasyarat penyelenggaraan pendidikan spesialis yang bermutu dan berkelanjutan.

“Sinergi fakultas dan rumah sakit menjadi kunci agar pendidikan berjalan dengan standar tinggi,” katanya.

Dukungan juga disampaikan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin sebagai fakultas pembina. Dekan FK Unhas Haerani Rasyid menilai rencana pembukaan tiga PPDS di Unismuh sejalan dengan kebijakan nasional percepatan pemenuhan dokter spesialis.

“Kami siap mendampingi agar lulusan memiliki kompetensi klinis, etika profesi, dan kepedulian sosial yang kuat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan asesor Kemdiktisaintek Reza Widianto Sudjud menekankan asesmen lapangan menjadi tahap krusial untuk memastikan kesiapan institusi.

“Kekurangan dan ketimpangan distribusi dokter spesialis masih menjadi tantangan nasional. Perluasan akses pendidikan spesialis harus dijalankan dengan standar mutu yang jelas agar berdampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Asesmen dilanjutkan dengan pemaparan calon ketua program studi, peninjauan sarana dan prasarana, serta evaluasi menyeluruh oleh tim asesor. Hasil asesmen ini akan menjadi dasar penetapan kelayakan pembukaan tiga PPDS di FKIK Unismuh Makassar.

error: Content is protected !!