kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Plt Sekwan Makassar Dorong Evaluasi Internal, Tata Kelola Sekretariat DPRD Jadi Sorotan

Plt Sekwan Makassar Dorong Evaluasi Internal, Tata Kelola Sekretariat DPRD Jadi Sorotan
Rapat Koordinasi Bersama Jajaran Struktural di Lingkup Sekretariat DPRD, (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, menyoroti pentingnya konsolidasi internal dalam memperkuat tata kelola Sekretariat DPRD.

Hal ini disampaikan saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran struktural di lingkup Sekretariat DPRD, Kamis (19/06).

Rapat yang diikuti para Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian, pejabat fungsional, dan unsur PPATK tersebut menjadi momentum awal dalam mendorong pembenahan internal yang lebih sistematis dan profesional.

Andi Rahmat menekankan bahwa pelayanan administrasi kedewanan harus dibangun di atas prinsip efektivitas, keteraturan, dan etika kerja yang tinggi.

“Kegiatan ini bertujuan menyatukan langkah antarunit kerja dalam rangka memperkuat pelayanan administrasi kedewanan yang efektif, tertib, dan profesional,” tegasnya.

Menurut Andi Rahmat, salah satu problem utama yang kerap muncul dalam birokrasi lembaga legislatif adalah lemahnya koordinasi lintas bagian. Ia menilai, komunikasi yang belum optimal antarunit bisa menghambat jalannya pelayanan administratif dan memicu ketidaksepahaman dalam pelaksanaan tugas.

“Koordinasi yang baik adalah pondasi utama agar seluruh kegiatan kedewanan dapat berjalan sesuai aturan dan target. Karena itu, semua bagian harus saling dukung dan memperkuat etos kerja,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi kinerja secara berkala di masing-masing bagian, baik struktural maupun fungsional. Evaluasi ini menurutnya tak sekadar administratif, tetapi juga menjadi pijakan dalam melakukan pembenahan sistem kerja yang lebih modern, transparan, dan berbasis hasil.

“Penting untuk menyelaraskan visi dan pola kerja agar Sekretariat DPRD mampu menjawab tantangan birokrasi ke depan. Kelemahan sistem internal tidak boleh terus dibiarkan karena akan berdampak langsung pada citra dan efektivitas DPRD secara keseluruhan,” tambahnya.

Andi Rahmat juga mendorong agar kegiatan seperti ini dijadikan agenda rutin sebagai sarana konsolidasi dan pembaruan sistem kerja. Menurutnya, agenda semacam ini tak hanya sebatas koordinasi teknis, tetapi juga sebagai forum penguatan sinergi lintas bagian dan penyamaan persepsi antarpemangku kepentingan internal.

“Rapat ini harus menjadi tradisi baru untuk memperkuat peran strategis Sekretariat DPRD sebagai mitra utama para legislator. Kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Pelayanan yang baik dimulai dari tim yang solid dan terstruktur,” tandasnya.

Upaya ini sejalan dengan tuntutan publik yang semakin tinggi terhadap kinerja lembaga legislatif, baik dari sisi transparansi anggaran, kecepatan pelayanan, hingga kualitas produk hukum daerah. Sekretariat sebagai tulang punggung administrasi DPRD dituntut untuk terus berbenah, adaptif terhadap perubahan, dan siap melayani dengan integritas.

Dengan rapat koordinasi ini, Andi Rahmat berharap tercipta kesadaran kolektif di kalangan ASN Sekretariat DPRD untuk menanggalkan pola kerja lama yang stagnan, dan menggantinya dengan pola kerja yang kolaboratif, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan legislatif serta masyarakat.

Sebelumnya, menyampaikan bahwa langkah awal yang ia tempuh setelah dipercaya menjabat adalah membenahi struktur dan fasilitas kantor.

Salah satu fokus utamanya adalah memastikan barang-barang inventaris yang selama ini digunakan oleh Sekwan sebelumnya, H Dahyal, dalam kondisi aman dan dimanfaatkan optimal untuk mendukung kelancaran operasional sekretariat.

“Alhamdulillah hari ini dirangkaikan dengan penyerahan fasilitas kendaraan dan barang inventaris dari Bapak Dahyal, yang kini menjabat sebagai Kepala Bappeda Kota Makassar. Semuanya telah diserahkan dengan baik. Saya, sebagai Plt Sekwan yang baru, akan memanfaatkan fasilitas ini sebaik-baiknya untuk kebutuhan kantor,” ungkap Rahmat, Senin (17/06).

Ia menegaskan, selain inventaris, penataan lingkungan kantor juga menjadi prioritas utama dalam beberapa hari awal masa jabatannya. Rahmat menyebut bahwa ia langsung berkeliling memantau kondisi riil ruang kerja, halaman, serta fasilitas penunjang lainnya.

“Saya memang harus turun langsung, keliling memantau kondisi kantor. Ada beberapa hal yang harus segera dibenahi. Ini bukan pekerjaan berat, cukup koordinasi dengan perangkat kecamatan dan tenaga kebersihan yang ada, insyaallah dalam hitungan jam bisa tuntas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga tampilan dan tata kelola Sekretariat DPRD karena menurutnya, kantor tersebut merupakan salah satu wajah utama dari Pemerintah Kota Makassar selain Balai Kota.

“Baik buruknya wajah pemerintahan Kota Makassar, selain terlihat di kantor Wali Kota, juga tergambar dari kondisi dan pelayanan di Sekretariat DPRD. Maka dari itu, penting bagi kami di sini untuk memastikan semua hal berjalan rapi dan tertib, baik dari sisi pelayanan maupun kebersihan lingkungan,” tutur Rahmat.

error: Content is protected !!