KabarMakassar.com — Pipa minyak milik PT Vale Indonesia mengalami kebocoran di Dusun Molindowe Desa Lioka Kecamatan Towuti Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan pada Sabtu (23/08).
Kebocoran pipa minyak PT Vale itu diketahui terjadi sekitar pukul 07:30 WITA dan mengaliri saluran irigasi hingga persawahan warga hingga tampak hitam tercampur minyak.
Head of Corporate Communication PT Vale Indonesia, Vanda Kusumaningrum membenarkan adanya insiden kebocoran pipa minyak dan memastikan perusahaan segera melakukan langkah tanggap darurat.
“Sejak pertama kali menerima informasi, PT Vale segera mengaktifkan prosedur tanggap darurat. Tim Emergency Response Group (ERG) langsung berada di lokasi untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dan pemulihan,” ungkapnya
Ia menjelaskan bahwa langkah tanggap darurat dilakukan dengan pemasangan oil boom dan oil trap untuk menahan penyebaran minyak ke area yang lebih luas.
Selain itu, perusahaan kata dia juga telah mengaktifkan crisis management team untuk mengawasi pemulihan secara menyeluruh.
Pihaknya menegaskan bahwa PT Vale berkomitmen menjalankan setiap kegiatan operasional dengan penuh tanggung jawab, terbuka terhadap dialog dengan masyarakat, serta berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lain.
“Kami memahami insiden ini menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar. Prioritas utama kami adalah keselamatan masyarakat, pekerja, dan kelestarian lingkungan,” sambungnya













