KabarMakassar.com — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya menyiapkan model bisnis baru untuk diterapkan pada 2026 sebagai langkah memperkuat kinerja dan meningkatkan kontribusi dividen kepada Pemerintah Kota Makassar.
Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, menyampaikan bahwa kinerja perusahaan sepanjang 2025 menunjukkan tren positif dan berada pada jalur yang tepat. Kondisi ini menjadi modal awal bagi manajemen untuk melangkah ke strategi bisnis yang lebih fleksibel ke depan.
“Secara keseluruhan, kinerja kami di 2025 sudah on track. Saat kami masuk, perusahaan menghadapi dua persoalan besar, yakni jumlah karyawan yang cukup besar dan kondisi keuangan yang merugi dalam dua tahun terakhir serta triwulan pertama,” ujar Ali Gauli Arief, Jumat (26/12).
Ia menjelaskan, sejak mulai efektif memimpin pada Mei 2025, Perumda Pasar mulai melakukan pembenahan internal secara bertahap. Salah satu fokus utama adalah penataan sumber daya manusia melalui penerapan sistem meritokrasi dan asesmen kinerja.
“Penyesuaian jumlah karyawan kami lakukan berdasarkan hasil asesmen, agar organisasi lebih efisien dan profesional,” jelasnya.
Selain pembenahan SDM, Perumda Pasar juga mendorong digitalisasi sistem pelaporan. Seluruh aktivitas dan capaian kinerja kini dipantau secara lebih terukur dan real-time untuk memudahkan pengendalian manajemen.
“Digitalisasi pelaporan membuat kami lebih mudah mengontrol dan memantau perkembangan kinerja setiap bulan,” tambah Ali.
Dengan kondisi operasional yang dinilai semakin stabil, Perumda Pasar menargetkan penerapan rencana bisnis baru pada 2026. Model bisnis tersebut dirancang untuk memperkuat peran BUMD sebagai penggerak ekonomi sekaligus meningkatkan setoran dividen kepada Pemkot Makassar.
“Ke depan, kami ingin menjalankan pola bisnis yang lebih adaptif agar secara ekonomi bisa memberikan dividen yang lebih besar,” katanya.
Ali Gauli Arief juga mengungkapkan rencana memperluas kerja sama pengelolaan pasar-pasar potensial di Kota Makassar. Melalui kolaborasi tersebut, Perumda Pasar diharapkan mampu meningkatkan penetrasi ekonomi dan mengoptimalkan potensi pasar besar.
“Pasar-pasar yang memiliki potensi ekonomi baik akan kami dorong untuk dikelola atau dikolaborasikan kembali di bawah Perumda Pasar, sehingga kontribusi ekonominya semakin kuat,” pungkasnya.













