Indeks

Perry Warjiyo Mundur, BI Pastikan Kebijakan Tetap Terjaga

Perry Warjiyo Mundur, BI Pastikan Kebijakan Tetap Terjaga
Ilustrasi Bank Indonesia (Dok: KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Destry Damayanti yang kini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI) menyampaikan agar pasar tidak perlu khawatir usai pernyataan mundurnya Perry Warjiyo.

Ia menegaskan bahwa BI akan menjalankan kebijakan seperti yang telah dilakukan sebagaimana sebelumnya. Oleh sebab itu pelaku pasar tidak perlu panik.

Menurut data Refinitiv, rupiah ditutup mengalami depresiasi sebanyak 0,36 persen ke posisi Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Senin (27/07).

Posisi itu juga menjadi level paling lemah rupiah dalam rentang waktu tujuh hari perdagangan terakhir.

Ia memastikan jika arah kebijakan tak berubah sejak Rapat Dewan Gubernur (RDG) terakhir.

Stabilitas nilai tukar rupiah masih menjadi perhatian utama. Sementara itu, kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi masih dilaksanakan.

Atas arah kebijakan itu, Destry meyakini aliran modal asing terus masuk ke dalam negeri sehingga memberikan dampak positif atas nilai tukar.

“Diharapkan inflow bakal terus terjadi, juga memberikan insentif terhadap dana capital inflow yang masuk dengan menurunkan biaya hedging,” tuturnya.

Sistem kepemimpinan di BI, kata Destry, bersifat kolektif kolegial. Oleh sebab itu, walau Perry Warjiyo mengundurkan diri, maka tugas dan fungsi bank sentral masih dijalankan bersama oleh seluruh jajaran Dewan Gubernur.

Diharapkan agar kondisi pasar keuangan nasional segera kembali stabil usai munculnya sentimen karena pengunduran diri Perry Warjiyo.

error: Content is protected !!
Exit mobile version