KabarMakassar.com — Setelah Ibadah Kamis Putih, 140an Pemuda dari PPGT se-Klasis Rantepao, berkumpul di pelataran Gereja Toraja Jemaat Rantepao, untuk memulai Jalan Salib.
Dimana, terlebih dahulu Pdt Jemaat Rantepao David Tiranda memberikan pengantar makna Jalan Salib.
Setelah itu, rombongan pemuda berbaris rapi berjalan dengan penerangan obor sambil melantukankan dengan syahdu kidung-kidung paskah, menapaki ratusan anak tangga ke Bukit Singki'.
Walau sempat diguyur hujan saat di pendakian, hal ini tidak menyurutkan semangat ratusan pemuda ini untuk terus berjalan mendaki bukit singki.
Setelah sampai di kaki salib dan beristirahat sejenak, Ibu Pdt Serli Kambuno yang merupakan Pendeta khusus Pemuda Klasis Rantepao memimpin Ibadah dengan menyanyikan lagu-lagu menambah hikmat perenungan Jalan Salib dan membawakan firman.
Tidak hanya itu, ia juga mengigatkan Pemuda bahwa Jalan Salib ini mengingatkan bahwa perjalanan kita ke bukit Singki dengan hujan dan angin tidak seberapa dibanding dengan penderitaan Kristus berjalan ke Bukit Golguta 200 tahun silam membawa sendiri salibnya berkorban demi menyelamatkan kita Umatnya .
Setelah Jalan Salib PPGT Klasis Rantepao turun dengan bernyanyi kembali sampai ke pelataran Gereja Besar untuk mempersiapkan perayaan Jumat Agung.













