Indeks
News  

Pemkot Makassar Siapkan 66 Ribu Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Baru

Pemkot Makassar Siapkan 66 Ribu Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Baru
Ilustrasi siswa sekolah dasar (Dok : KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis kepada puluhan ribu peserta didik baru di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Program ini menyasar 33 ribu siswa yang masing-masing akan menerima dua setel seragam, sehingga total seragam yang disiapkan mencapai 66 ribu potong.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, menyampaikan bahwa pendistribusian seragam ini ditargetkan rampung sebelum tahun ajaran baru 2025/2026 dimulai pada 14 Juli mendatang.

“33 ribu siswa dari 314 SD dan 55 SMP akan menerima dua pasang seragam. Kami menargetkan seluruh seragam telah selesai didistribusikan sebelum tahun ajaran dimulai,” ujar Andi Bukti, Selasa (27/05).

Program ini menjadi salah satu agenda prioritas Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham (MULIA).

Selain memberikan manfaat langsung kepada peserta didik, program ini juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan melibatkan pelaku usaha mikro dan menengah (UMKM), khususnya penjahit lokal Makassar.

Dalam pelaksanaannya, anggaran yang dialokasikan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) untuk program ini mencapai lebih dari Rp11 miliar.

Seragam tidak diberikan dalam bentuk pakaian jadi, melainkan berupa kain yang kemudian dijahit oleh penjahit lokal.

Hal ini diharapkan dapat menggerakkan roda ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa kebijakan ini juga bertujuan memudahkan orang tua siswa dalam memenuhi kebutuhan awal sekolah anak.

“Orang tua tidak perlu repot lagi mencari seragam. Kainnya dibawa ke tukang jahit, anak tinggal datang untuk diukur. Masuk sekolah sudah pakai baju baru,” terang Munafri.

Untuk tahap awal, sasaran utama program ini adalah peserta didik baru di sekolah negeri.

Pemkot Makassar menilai pendekatan seperti ini mampu menciptakan siklus ekonomi baru yang melibatkan lebih banyak pelaku usaha, serupa dengan konsep program makan siang gratis yang juga menyentuh sektor UMKM.

error: Content is protected !!
Exit mobile version