kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Pemkab Maros Usul Belasan SPPG Guna Jangkau Daerah Terpencil

8.182 Dapur MBG Disuspend Sejak Program Berguling pada 6 Januari 2025
Ilustrasi SPPG (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Belasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau sedikitnya 15 SPPG diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros guna menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Sekretaris Daerah (Sekda) Maros, Andi Davied Syamsuddin menyampaikan pengembangan SPPG di Maros difokuskan untuk menjangkau daerah terpencil yang belum sepenuhnya terlayani.

Ia menyebutkan, wilayah yang masuk kategori 3T diantaranya Kecamatan Camba, Cenrana, Mallawa, dan sebagian wilayah Marusu.

“Bagi wilayah 3T, ada 15 SPPG yang diusulkan ke BGN,” ucapnya, Minggu (26/04).

Ketua Satgas MBG Maros tersebut menjelaskan, keberadaan SPPG tambahan tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan program MBG hingga ke sekolah-sekolah pelosok.

“Jumlah penerima manfaat di wilayah 3T tersebut pun terbilang lebih sedikit jika dibandingkan dengan SPPG reguler. Penerimanya sekitar 1.000 hampir 2.000 siswa,” terangnya.

Penerima manfaat terbanyak berada di Kecamatan Mallawa, tepatnya di Kelurahan Sabila dengan jumlah 637 siswa.

Sementara di Kecamatan Cenrana, Desa Limapoccoe tercatat sebanyak 11 penerima manfaat program MBG.

Dia menyebutkan, skema pelayanan di wilayah 3T nantinya berbeda dengan SPPG reguler yang berada di wilayah perkotaan.
Ia mengatakan skema satelit dipilih lantaran kondisi geografis dan jarak tempuh antarwilayah cukup menantang untuk distribusi makanan bergizi.

Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan dari total target 48 SPPG regulerdi Kabupaten Maros, saat ini sebanyak 41 unit telah berdiri.

“Satu unit SPPG rata-rata melayani sekitar 3.000 siswa penerima manfaat.
Akan tetapi, masih ada tujuh SPPG yang belum terealisasi karena berada di wilayah terpencil dan sulit dijangkau,” tuturnya.

error: Content is protected !!