Indeks
News  

Peduli Penderita Tumor, AMP Lakukan Aksi Galang Dana

KABARBUGIS.ID — Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI), Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMILP) Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSI), Himpunan Perencanaan wilayah dan Kota (HIMALAYA) UMSI dan Himpunan Mahasiswa Sumberdaya Perairan (HISDAP) UMSI yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli (AMP) Nurhaliza melakukan aksi penggalangan dana di Tugu Bambu Sinjai, Selasa (29/3).

Aksi penggalangan dana digelar guna membantu meringankan beban biaya operasi salah satu pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai yang juga warga Desa Massaile, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai.

A.Muh.Izra Andika selaku demisioner ketua umum DPK GMNI Bhineka Tunggal mengatakan Nurhaliza (9) seorang anak yatim piatu, mengidap penyakit tumor dan lever dan saat ini membutuhkan penangan lebih lanjut, namun terkendala di biaya.

“Sekarang lagi di rawat di rumah sakit umum daerah Sinjai dan sekarang mau di rujuk ke Makassar tapi belum ditahu, karena itu baru bisa di tahu kalau sudah ada biaya,” pungkasnya.

Menurutnya, kegiatan ini telah berlangsung selama dua hari dan masih akan dilanjutkan beberapa hari kedepan. Selain galang dana di Tugu Bambu Sinjai pihak AMP Nurhaliza juga membuka donasi melalui rekening No. 516001025808537 a.n Firdaus.

“Telah berlangsung selama 2 hari dan insya allah akan tetap di lanjutkan beberapa hari kedepan,” ucapnya.

Tidak hanya itu, ia menjelaskan untuk sementara seluruh biaya pengobatan Nurhaliza di RSUD Sinjai masiih ditanggung BPJS selain biaya operasi nantinya.

“Untuk biaya di Sinjai masih aman karena biaya masih di tanggung BPJS tapi hanya obat-obatan nya di luar dri operasi,” jelasnya.

Sementara itu, Asdar selaku ketua DPK GMNI Bhineka Tunggal mengatakan Nurhaliza akan dirujuk ke Makassar apabila kondisinya tidak memungkinkan untuk dilakukan operasi di RSUD Sinjai.

“Alasannya kemarin mau di rujuk ke Makasar karna melihat kondisi pasien terlalu kritis, tapi setelah beberapa hari ini sudah ada perubahan, sekarang membaik mi, tapi kita lihat dulu kondisi beberapa hari kedepan di RSUD Sinjai. Kalau tidak jadi dirujuk ke Makassar operasinya dilakukan di RSUD Sinjai ji,” bebernya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version