KabarMakassar.com — Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar, Andi Syahrum, menegaskan persoalan air bersih tidak dapat diselesaikan hanya dengan melihat faktor cuaca atau kondisi alam.
Ia menilai, dibutuhkan perencanaan yang matang, pengelolaan yang profesional, serta pembenahan menyeluruh pada sistem pelayanan.
Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara dalam Dialog Publik bertema Krisis Air Bersih di Makassar: Dari Keluhan Menjadi Solusi Bersama yang digelar oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan di Kota Makassar, pada Sabtu (20/6).
Andi Syahrum mengungkap tingginya tingkat kehilangan air pada jalur distribusi dari Lekopancing menuju Instalasi Pengolahan Air Panaikang.
“Dari 100 persen air baku yang mengalir, hanya sekitar 40 persen yang tiba di lokasi pengolahan akibat kebocoran jaringan dan pemanfaatan air secara ilegal di sepanjang jalur distribusi,” paparnya.
Meski demikian, Perumda Air Minum Kota Makassar terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.
Dia juga mengapresiasi forum dialog yang dinilai penting sebagai wadah membangun kolaborasi antara pemerintah, penyedia layanan, dan masyarakat dalam mencari solusi atas persoalan air bersih di Kota Makassar.
