KabarMakassar.com — Satuan Intelkam Polres Takalar, Sulawesi Selatan, melakukan pemantauan di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah setempat, menyusul membludaknya antrean kendaraan roda dua maupun roda empat yang ingin membeli BBM jenis Pertalite.
Kasat Intelkam Polres Takalar, AKP Haji Asrullah Daeng Unjung, mengatakan pihaknya menurunkan anggota untuk mengecek langsung ke lapangan terkait penyebab kelangkaan tersebut.
“Kami perintahkan anggota untuk segera monitoring SPBU, mengecek dampak cepat habisnya Pertalite dan memastikan tidak ada pelanggaran hukum dalam pengadaan maupun distribusi,” ujarnya.
Tim Intel Unit Ekonomi kemudian meninjau SPBU di Kallabirang, Kecamatan Pattallassang. Dari hasil koordinasi dengan pengelola SPBU, Muhamad Ilyas, diketahui bahwa pasokan Pertalite dari depot Pertamina mengalami pengurangan. Biasanya SPBU menerima 16 ton per hari, namun pada pengiriman terakhir hanya diterima 8 ton.
AKP Asrullah menegaskan, berdasarkan laporan di lapangan, tidak ditemukan adanya praktik permainan dalam penyaluran maupun pengisian BBM.
“Hasil pengecekan anggota kami, semua pengelola SPBU memberikan keterangan sama. Kekurangan stok disebabkan pasokan dari depot, bukan karena adanya permainan,” tegasnya.
Sementara itu, untuk kebutuhan petani, pengisian jerigen tetap berjalan sesuai aturan. Setiap petani mendapat jatah maksimal 60 liter per hari, dengan pengisian 30 liter per jerigen.













