KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat memulihkan kondisi Kecamatan Tallo setelah perang antarkelompok yang memicu kebakaran dan menghancurkan rumah warga.
Pertemuan Kamtibmas seperti jajaran TNI–Polri serta tokoh masyarakat, dan SKPD terkait, digelar di Gedung Serbaguna SMK Negeri 5 Makassar, Kamis (20/11).
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) menegaskan pemerintah berkomitmen untuk membangun kembali rumah-rumah yang hangus dilalap api.
Diketahui, sebanyak 18 rumah dilaporkan terbakar dalam insiden tersebut, menyebabkan 21 Kepala Keluarga kehilangan tempat tinggal. Kerusakan terparah terjadi di Kelurahan Suangga dengan 14 rumah terdampak, sementara empat rumah lainnya berada di Kelurahan Lembo. Pemkot Makassar melalui OPD terkait segera melakukan pendataan dan memberikan bantuan darurat, yang akan dilanjutkan dengan pembangunan kembali hunian warga.
Appi menekankan bahwa pemerintah tidak hanya hadir meredam konflik, tetapi juga memastikan pemulihan menyeluruh bagi masyarakat terdampak.
“Pemerintah Kota pasti turun tangan membantu memulihkan kehidupan warga, termasuk membangun kembali rumah-rumah yang terbakar di Kecamatan Tallo,” ujarnya.
Appi menyampaikan keprihatinan mendalam atas konflik yang menelan satu korban jiwa dan menimbulkan kerugian material besar. Ia menilai bahwa kejadian ini telah merusak tatanan sosial dan nilai kekeluargaan masyarakat Tallo.
Mencegah konflik serupa, Appi meminta warga kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), meningkatkan kewaspadaan, serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persoalan. Ia menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga stabilitas di wilayah utara Makassar.
“Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan jika kita saling bergandengan tangan. Mari kita buktikan bahwa kita adalah masyarakat yang dewasa, masyarakat yang mengutamakan perdamaian di atas segalanya,” jelas Appi.
Dengan kolaborasi pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, Pemkot Makassar berharap proses rekonstruksi dan rekonsiliasi di Tallo dapat berjalan cepat.
“Agar warga dapat kembali hidup aman dan tenang setelah masa sulit yang mereka hadapi,” tutupnya.













