KabarMakassar.com — Pasca kericuhan yang terjadi di Lapangan Bahagia Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat pihak kepolisian telah memeriksa saksi-saksi.
Kasi Humas Polresta Mamuju Ipda Herman Basir mengatakan, pasca kejadian tersebut pihak kepolisian telah memeriksa 8 saksi untuk dimintai keterangan.
“Pihak kepolisian Sudah memeriksa 8 orang untuk dimintai keterangan,” katanya, Kamis (14/08).
Herman mengatakan, saat ini turnamen sepakbola yang mengakibatkan keributan tersebut di hentikan untuk sementara.
“Untuk sementara dihentikan. Nanti dilihat perkembangan situasi nya. Tapi sepertinya sudah dihentikan dan tidak dilanjutkan lagi,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, Polresta Mamuju memperbantukan sebanyak 18 orang personel sesuai sprin Kapolresta nomor 671 yang dipimpin oleh Akp Benyamin bara di dipolsek Tapalang.
“Personel ini akan berjaga di sana sampai kondisi wilayah tersebut benar-benar kondusif,” tandasnya.
Sebelumnya di beritakan bahwa Kronologis kejadian Sekira pukul 18.00 WITA, usai drama adu penalti pertandingan sepak bola antara tim Dayangina melawan Kasambang yang dimenangkan oleh Dayangina membuat situasi memanas.
Salah satu warga Kasambang diduga terpancing emosi akibat kekalahan dan berlari masuk ke lapangan mengejar warga Kuridi. Peristiwa ini memicu keributan yang berujung pada aksi saling pukul antara warga Kuridi dan Kasambang.
Akibat bentrokan tersebut, 3 orang warga kuridi mengalami luka dan segera dievakuasi ke Puskesmas Tapalang untuk mendapatkan perawatan medis.
