kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Nelayan Hilang di Perairan Majene Masuki Hari Keempat, Korban Belum Ditemukan

Nelayan Hilang di Perairan Majene Masuki Hari Keempat, Korban Belum Ditemukan
Proses pencarian korban yang dilakukan Tim SAR Gabungan (dok:Aldy Djemmang)

KabarMakassar.com — Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap seorang nelayan yang dilaporkan jatuh dari kapal saat melaut di Perairan Majene, Sulawesi Barat, memasuki hari keempat, Minggu (1/2).

Korban diketahui bernama Muh. Rifai (32), warga Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene. Hingga saat ini korban masih berstatus dalam pencarian.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Mamuju melanjutkan operasi SAR sejak pukul 07.00 WITA dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) dan menyisir area seluas sekitar 30 mil laut. Pencarian dilakukan melalui jalur laut menggunakan perahu karet dan Rigid Inflatable Boat (RIB).

“Kita bagi menjadi dua tim untuk memperluas area pencarian korban yang diduga jatuh di perairan Majene, Sulbar,” ucap Kepala Kansar Mamuju, Mahmud Afandi.

Namun hingga pukul 18.00 WITA, hasil pencarian masih nihil, sehingga operasi SAR hari keempat dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Senin (2/2) pukul 07.00 WITA.

Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan dari Unit Siaga SAR Majene, TNI AL, Polsek Tubo Sendana, BPBD Majene, Mapala Unsulbar, serta masyarakat setempat. Kondisi cuaca selama operasi terpantau cerah berawan dengan kecepatan angin 1–20 km perjam, sehingga relatif mendukung proses pencarian.

Pihak Kansar Mamuju menyatakan pencarian akan terus dimaksimalkan dengan tetap mengedepankan keselamatan seluruh personel SAR.

error: Content is protected !!