kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Mudahkan Masyarakat, Pemkab Maros Kembali Hadirkan GPM

Mudahkan Masyarakat, Pemkab Maros Kembali Hadirkan GPM
(foto:ist)

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Dinas Pertanian pada Senin (29/09).

Puluhan warga berbondong-bondong datang untuk membeli kebutuhan pokok rumah tangga yang dijual dengan harga lebih terjangkau dibanding di pasaran.

Tidak hanya beras, minyak, gula, tepung, telur, dan ayam potong yang disediakan, tetapi juga produk olahan dari pelaku UMKM lokal seperti keripik, abon, hingga aneka jajanan khas.

Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan GPM merupakan upaya pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga pangan yang kerap terjadi.

“Gerakan pangan murah ini agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” tuturnya.

Chaidir menambahkan, harga pangan yang dijual di GPM jauh lebih murah daripada harga pasar.

Ia menegaskan, keberadaan pangan murah ini sekaligus menjadi upaya pemerintah menekan gejolak harga di pasaran.

“Pedagang di pasar pun diharapkan bisa menyesuaikan, sehingga harga pangan tetap stabil,” ujarnya.

Pemkab Maros juga melibatkan seluruh pelaku UMKM binaan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dari 14 kecamatan.

“Kita ingin UMKM juga tumbuh bersama. Mereka bisa memasarkan produknya langsung kepada masyarakat,” tambahnya.

Sebagai informasi, beras SPHP hanya Rp58 ribu per 5 kilogram, sementara di pasaran bisa mencapai Rp70 ribu.

Minyak goreng dijual Rp15 ribu perliter, padahal di pasaran masih di kisaran Rp17 ribu hingga Rp18 ribu. Gula pasir di GPM Rp17.500 per kilogram, lebih murah dari harga pasar Rp18 ribu.

Tepung terigu Rp9 ribu per kilogram, sedangkan di pasar bisa Rp11 ribu.
Telur ayam dijual Rp54 ribu per rak, lebih rendah dari harga pasar Rp55 ribu.

Ayam potong juga dibanderol hanya Rp29 ribu per ekor, jauh lebih murah dari harga pasar yang bisa tembus Rp50 ribu per ekor.

error: Content is protected !!