kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Momentum Ramadan, Amsterdam Institute Berbagi Puluhan Takjil dan Sembako

Momentum Ramadan, Amsterdam Institute Berbagi Puluhan Takjil dan Sembako
Pengurus Amsterdam Institute bersama siswa-siswi saat berbagi di bulan Ramadan (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Setiap tahun, ketika bulan Ramadan tiba, umat Muslim merayakan bulan suci ini dengan berpuasa.

Selain menahan lapar dan haus, puasa Ramadan juga mengajarkan nilai-nilai seperti kesabaran, belas kasih, dan solidaritas sosial.

Salah satu tradisi yang kerap dilakukan selama bulan Ramadan adalah berbagi takjil atau makanan atau minuman kecil yang biasanya disantap untuk berbuka puasa.

Begitu juga dengan jajaran bimbingan belajar (Bimbel) Amsterdam Institute. Bimbel yang berdiri tahun 2017 silam ini membagikan puluhan paket takjil kepada pengguna jalan.

Pembagian takjil di kawasan Universitas Hasanuddin, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 10, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sabtu (28/02).

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh direksi, siswa serta para tentor (pengajar) Bimbel Amsterdam Institute. Bukan hanya takjil, paket sembako juga dibagikan kepada para pengguna jalan.

Pengelola Bimbel Amsterdam Institute, Akhmad Fahrul Islam, menyampaikan, bagi-bagi takjil dan sembako tersebut untuk membantu sesama di bulan Ramadan.

“Ramadan bukan hanya berpuasa, tidak kalah pentingnya adalah membangun kepedulian terhadap sesama,” katanya.

Ia menambahkan, berbagi takjil dan sembako ini bentuk ungkapan syukur atas berkah dan rezeki yang diberikan Allah SWT.

“Mohon jangan dilihat dari nilainya, tapi dari keikhlasan. Berbagi apa yang dimiliki dengan orang lain, mengingatkan diri sendiri tentang pentingnya bersyukur dan berbagi dengan orang lain, terutama mereka yang membutuhkan,” ucapnya.

Fahrul Islam berharap, penerima takjil dan sembako dari berbagai latar belakang dapat mendoakan siswa-siswi Amsterdam yang akan mengikuti ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) 2026 agar dapat lulus.

Sebab, menurutnya, selain belajar dan ikhtiar, salah satu kekuatan terbaik dari sebuah perjuangan adalah doa itu sendiri.

error: Content is protected !!