KabarMakassar.com — Sebuah angkutan umum atau mobil Pete-Pete hangus terbakar di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kariango, Kabupaten Maros. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) menurunkan 6 unit armada untuk pemadaman mobil tersebut.
“Pete-pete terbakar di dalam area SPBU Kariango,” kata Kapolsek Tanralili, Ipda Sulfadly, kepada wartawan, Sabtu (14/06) malam.
Sulfadly mengatakan, persitiwa tersebut terjadi di SPBU Jalan poros Kariango, Kecamatan Tanralili, Maros, Sabtu (14/06) malam. Beruntungnya kobaran api yang membesar tidak menjalar dan membakar area SPBU.
“Api tidak sampai membakar area SPBU,” ujarnya.
Hingga saat ini, kata Sulfadly pihaknya masih mencari kronologi kejadian kebakaran dan meminta keterangan kepada sopir angkutan umum tersebut.
“Yang terbakar pete-pete, kurang tahu kronologisnya. Kami masih cari yang punya atau operator yang membawa pete-pete,” terangnya.
Kini pihak kepolisian dari Polsek Tanralili dan Dinas Damkar Maros telah menangani kejadian ini.
Sementara ini, kata Sulfadly pihak kepolisian dan Dinas Damkar Maros sedang menangani peristiwa kebakaran mobil angkutan umum itu. Komdisi di lokasi kebakaran telah dapat diamankan, dan pete-pete yang hangus terbakar juga berhasil dipadamkan.
“Sudah dipadamkan semua dari damkar Maros Tanralili,” tuturnya.
Sementara itu, Kadis Damkar Kabupaten Maros, Eldrin Saleh Nuhung mengatakan ada 6 unit armada yang diterjunkan dan berasal dari tiga lokasi, yaitu dari Tanralili, Moncongloe, dan Mako Damkar.
“Ada enam unit armada diterjunkan, satu dsri Tanralili, satu dari Moncongloe dan 4 dari Mako,” terangnya.
Selain menerjunkan armada, Eldrin menyebut ada puluhan personil yang diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api yang semakin membesar.
“Satu mobil itu sampai 6 orang, jadi kurang lebih 30 orang personil ke lokasi,” sebutnya.
Meski demikian, Eldrin menerangkan lokasi kebakaran telah dapat dikendalikan, mobil Pete-Pete yang terbakar juga sudah dalam pendinginan.
“Pete-pete yang terbakar itu mulai padam,” tandasnya.













