KabarMakassar.com — Banyak masyarakat percaya bahwa mematikan dan menyalakan AC secara berulang kali dapat menghemat listrik. Misalnya, AC dinyalakan selama beberapa menit, kemudian dimatikan ketika ruangan terasa dingin, lalu dinyalakan kembali saat suhu mulai naik.
Sekilas cara ini terlihat logis. Namun, apakah benar kebiasaan tersebut dapat membuat konsumsi listrik menjadi lebih hemat?
### Mitos: AC Akan Lebih Hemat Jika Sering Dimatikan
Sebagian orang beranggapan bahwa semakin sering AC dimatikan, semakin sedikit listrik yang digunakan.
Padahal, sistem pendingin udara memiliki komponen utama berupa kompresor yang membutuhkan energi cukup besar saat pertama kali mulai bekerja.
Ketika AC dinyalakan kembali setelah dimatikan, kompresor harus bekerja lebih keras untuk menurunkan suhu ruangan dari kondisi panas menuju suhu yang diinginkan.
### Fakta: Kompresor Membutuhkan Energi Besar Saat Start Awal
Saat AC pertama kali dinyalakan, kompresor akan bekerja pada kapasitas yang tinggi untuk mendinginkan ruangan.
Jika AC terlalu sering dimatikan dan dinyalakan kembali, proses pendinginan awal ini akan berulang kali terjadi. Akibatnya, konsumsi energi tidak selalu menjadi lebih hemat, bahkan dalam kondisi tertentu justru bisa meningkat.
Selain itu, kerja kompresor yang terlalu sering melakukan siklus hidup-mati juga dapat mempercepat keausan komponen.
### Pengaturan Suhu Lebih Penting daripada Sering Mematikan AC
Efisiensi penggunaan AC lebih banyak dipengaruhi oleh pengaturan suhu dan kondisi ruangan dibanding kebiasaan mematikan AC berulang kali.
Suhu yang terlalu rendah, misalnya 16°C, membuat AC bekerja lebih berat dibanding pengaturan suhu yang lebih moderat.
Banyak ahli energi merekomendasikan suhu sekitar *24°C hingga 26°C* untuk mendapatkan keseimbangan antara kenyamanan dan efisiensi energi.
### Tips Menghemat Listrik Saat Menggunakan AC
Agar penggunaan AC lebih efisien, masyarakat dapat menerapkan beberapa langkah sederhana:
✅ Atur suhu pada kisaran 24–26°C.
✅ Tutup pintu dan jendela saat AC menyala.
✅ Bersihkan filter AC secara berkala.
✅ Gunakan mode timer saat tidur.
✅ Hindari sinar matahari langsung masuk ke ruangan.
✅ Pilih AC dengan teknologi hemat energi apabila memungkinkan.
### Kapan Sebaiknya AC Dimatikan?
AC tetap perlu dimatikan apabila ruangan tidak digunakan dalam waktu yang cukup lama, misalnya saat seluruh penghuni meninggalkan rumah atau ruangan kosong selama beberapa jam.
Namun, untuk penggunaan normal sehari-hari, mengatur suhu dengan tepat biasanya lebih efektif dibanding terlalu sering menyalakan dan mematikan AC dalam waktu singkat.
### Kesimpulan
Mematikan dan menyalakan AC secara terus-menerus belum tentu membuat penggunaan listrik menjadi lebih hemat. Dalam banyak kasus, kebiasaan tersebut justru membuat kompresor bekerja lebih berat saat proses pendinginan awal.
Pengaturan suhu yang tepat, perawatan berkala, dan penggunaan yang bijak merupakan cara yang lebih efektif untuk menjaga kenyamanan sekaligus menghemat energi listrik.













