kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Menag Kunjungi Rumah Duka Korban Kebakaran Kantor DPRD Makassar

Menag Kunjungi Rumah Duka Korban Kebakaran Kantor DPRD Makassar
Menteri Agama kunjungi rumah duka korban kebakaran Kantor DPRD Makassar. Dok. Ist

KabarMakassar.com — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengunjungi rumah duka staf Humas DPRD Makassar, Muh. Akbar Basri (Abay) yang wafat dalam kebakaran gedung DPRD saat aksi unjuk rasa pada Minggu (31/08).

Sebelumnya, massa aksi demonstrasi membakar Kantor DPRD Makassar yang menyebabkan tiga orang meninggal dalam insiden tersebut pada Jumat (29/08) kemarin.

Dalam kesempatan itu, Menag menyampaikan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Saya secara pribadi dan juga sekaligus oleh Presiden Prabowo menyampaikan rasa bersengkawa yang saya dalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Presiden menitipkan salam duka dan doa agar keluarga tabah menghadapi musibah ini,” ungkapnya

“Insya Allah mudah-mudahan Allah SWT juga menjemput kita semuanya dalam keadaan khusnul khatimah. Kami mendoakan agar almarhum diterima dengan husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tambahnya.

Menag juga berpesan agar peristiwa duka ini menjadi pelajaran berharga bagi bangsa.

“Mudah-mudahan peristiwa-peristiwa seperti ini tidak akan terjadi lagi di masa akan datang. Mari kita jadikan semua ini sebagai pembelajaran untuk lebih menambah kematangan hidup kita berbangsa dan bernegara,” tambahnya .

Menurut Menag, unjuk rasa adalah hak namun perlu dilakukan dengan cara damai

“Menyampaikan aspirasi adalah hal demokratis. Para pemuka agama, mari kita imbau umat untuk menyampaikan tanpa melakukan tindak kekerasan,” ujar Menag.

Menag menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait penyampaian unjuk rasa agar tidak melampaui batas.

“Kami mengimbau kepada masyarakat supaya dalam rangka menyampaikan pendapat kiranya kita tidak melampaui batas,” tambahnya

Selain itu, Menag juga mengunjungi tiga korban rawat inap di Rumah Sakit Grestelina dan menyerahkan sejumlah bantuan sosial.

error: Content is protected !!