kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

KPU Makassar Turun ke Kecamatan, Bongkar Data Pemilih Tak Update

KPU Makassar Turun ke Kecamatan, Bongkar Data Pemilih Tak Update
KPU Makassar saat Mengunjungi Kecamatan di Kota Makassar (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar turun langsung ke tingkat kecamatan dan menemukan persoalan klasik yang belum tuntas: data pemilih yang tidak diperbarui secara akurat.

Dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) 2026, KPU Makassar melakukan serangkaian koordinasi di Kecamatan Tallo dan Kecamatan Mamajang.

Dari lapangan, terungkap masih banyak warga yang tidak lagi memenuhi syarat seperti meninggal dunia, pindah domisili, hingga beralih status namun tetap tercatat dalam daftar pemilih.

Anggota KPU Makassar, Muh. Abdi Goncing, menegaskan bahwa persoalan ini bukan hal baru, tetapi terus berulang karena minimnya pelaporan resmi dari masyarakat.

“Kendala paling sering kami temui adalah warga yang sudah meninggal dunia tetapi belum dilaporkan, sehingga masih tercatat sebagai pemilih aktif. Ini jadi problem serius dalam menjaga validitas data,” ujarnya dalam keterangan, Selasa (05/05).

Ia juga menyoroti tingginya mobilitas penduduk di wilayah perkotaan yang membuat data cepat berubah, sementara pembaruan tidak berjalan secepat dinamika di lapangan.

Hal senada diungkapkan anggota KPU lainnya, Sapri, saat melakukan koordinasi di Kecamatan Tallo. Ia menyebut masih ditemukan pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat namun belum dihapus dari daftar.

“Masih ada warga yang sudah pindah, meninggal, bahkan anggota TNI/Polri, tetapi namanya tetap muncul. Ini yang sedang kami bongkar dan benahi bersama pemerintah setempat,” tegasnya.

Sebagai langkah taktis, KPU mulai mendorong pemasangan media sosialisasi di kantor kecamatan dan kelurahan agar masyarakat lebih aktif melaporkan perubahan data. Upaya ini dinilai penting untuk menutup celah ketidaksesuaian data yang selama ini terjadi.

Di sisi lain, pemerintah kecamatan menyatakan kesiapan mendukung penuh proses pemutakhiran. Camat Tallo, Andi Husni, memastikan akan menginstruksikan seluruh kelurahan agar terlibat aktif.

“Kami akan keluarkan edaran ke kelurahan supaya ikut memperbarui data pemilih. Informasi juga akan kami perluas agar menjangkau masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Camat Mamajang, M. Rizal ZR, menilai tantangan di wilayahnya lebih kompleks karena karakter masyarakat urban yang dinamis dan heterogen.

“Pendekatan khusus diperlukan karena pergerakan penduduk tinggi dan pola pemilih juga berubah-ubah,” ujarnya.

error: Content is protected !!