KabarMakassar.com – PDI Perjuangan Sulawesi Selatan menggelar Konferensi Daerah (Konferda) VI dan Konferensi Cabang (Konfercab) VI di Hotel Claro Makassar, Senin (24/11).
Agenda konsolidasi lima tahunan ini dibuka oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, dan dihadiri seluruh struktur partai dari tingkat daerah hingga cabang.
Ketua DPD PDIP Sulsel, Ridwan Andi Wittiri (ARW), menegaskan bahwa konferensi ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi momentum strategis untuk mempertebal ideologi dan meneguhkan arah perjuangan partai di Sulawesi Selatan.
“Konferensi ini adalah momentum yang sangat penting. Kita berkumpul bukan hanya untuk menjalankan agenda organisasi, tetapi untuk mempertebal ideologi, memperkuat keselamatan, dan menguatkan arah perjuangan partai,” ujar ARW.
Ia menegaskan bahwa forum Konferda harus mampu melahirkan struktur kepemimpinan yang solid serta strategi partai yang terukur dan berpihak pada kebutuhan rakyat. ARW mengingatkan bahwa PDIP bukanlah partai pragmatis, tetapi partai ideologis yang menjadikan Pancasila sebagai dasar perjuangan.
“Kita perlu meneguhkan kepemimpinan untuk menjaga marwah partai: bekerja dengan hati, disiplin dalam organisasi, teguh dalam ideologi, dan konsisten membela kepentingan rakyat,” tegasnya.
ARW juga menyinggung pentingnya soliditas internal sebagai fondasi kemenangan dan kekuatan partai. Ia menegaskan tidak boleh ada ego sektoral, kepentingan pribadi, ataupun pembelahan di antara sesama kader.
“Soliditas antara struktur partai, legislatif partai, dan eksekutif partai adalah harga mati. Tidak boleh ada sekat. Kita adalah satu barisan perjuangan dengan satu tekad: bekerja untuk rakyat,” katanya menegaskan.
Melalui Konferda ini, ARW mengajak seluruh kader PDIP Sulsel menjalankan proses organisasi secara tertib, demokratis, dan penuh kedisiplinan agar menghasilkan rekomendasi strategis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Sulsel.
“Mari jadikan Konferda ini sebagai momentum kebangkitan, momentum persatuan, dan momentum konsolidasi PDIP di Sulawesi Selatan,” ucapnya.
“Saran utama yang harus dihadirkan oleh semua kader yaitu menyatukan semangat perjuangan demi kebaikan partai. Sinergitas kebijakan partai diharapkan memaksimalkan kinerja partai untuk kepentingan rakyat. Tanpa kerja keras tidak ada keberhasilan yang mudah didapat,” tutupnya.













