kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Ketua Bawaslu RI Kawal Ketat Pemungutan Suara Ulang di Palopo

Ketua Bawaslu RI Kawal Ketat Pemungutan Suara Ulang di Palopo
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja (Dok : Ist).

KabarMakassar.com — Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja, turun langsung mengawasi pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu (tanggal disesuaikan).

Kunjungan ini menandai komitmen Bawaslu dalam memastikan proses demokrasi berjalan jujur, adil, dan aman.

Seusai memimpin apel pagi dan rapat koordinasi di Sekretariat Bawaslu Kota Palopo, Rahmat Bagja bersama rombongan meninjau pelaksanaan PSU di TPS 3 Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, yang berlokasi di eks Kantor DPRD Kota Palopo. Pengawasan kemudian berlanjut ke TPS lokasi khusus di Lapas Kelas IIA Palopo, Kelurahan Buntu Datu, dan ditutup dengan pemantauan di TPS 7 Kelurahan Pontap, Kecamatan Wara Timur.

“Kami ingin memastikan secara langsung bahwa PSU di Palopo berjalan sesuai prosedur, transparan, dan aman. Sejauh ini tidak ada masalah serius, namun kami masih menunggu laporan akhir dari pengawas lapangan,” ujar Bagja, Sabtu (24/05).

Ia menegaskan bahwa Bawaslu memberikan perhatian khusus terhadap setiap tahapan proses pemungutan suara, dari awal hingga penghitungan. Koordinasi erat dengan aparat keamanan juga terus dilakukan demi mencegah potensi gangguan.

Bagja juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif terhadap potensi pelanggaran, seperti politik uang dan pengerahan massa. Ia mengapresiasi sinergi yang solid dengan pihak keamanan, yang berhasil menggagalkan sejumlah potensi gangguan pada malam jelang PSU.

“Biasanya potensi gesekan meningkat saat penghitungan suara dimulai, sekitar pukul dua siang ke atas. Kami sudah ingatkan aparat agar bersiaga penuh untuk menjaga kondusivitas,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan pelanggaran signifikan dari patroli pengawasan. Meski begitu, Bawaslu tetap meningkatkan kewaspadaan hingga proses PSU benar-benar tuntas.

Rahmat Bagja juga menyoroti rendahnya partisipasi pemilih pada pagi hari pelaksanaan PSU. Dari pantauan di TPS 3 eks Kantor DPRD, tercatat baru sekitar 15 persen pemilih yang hadir hingga pukul 09.30 WITA.

“Kami berharap partisipasi terus meningkat hingga penutupan. Ini penting sebagai indikator keberhasilan demokrasi,” ujarnya.

Bawaslu turut menggencarkan edukasi kepada masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan menyerahkan sepenuhnya proses kepada penyelenggara pemilu.

“Keterlibatan aktif warga dalam PSU mencerminkan kematangan demokrasi. Kami terus mengimbau agar warga menjaga suasana damai dan tertib,” pungkasnya.

Diketahui, PSU di Kota Palopo merupakan tindak lanjut dari temuan pelanggaran administratif pada pemilu sebelumnya. Proses ini kini berjalan dengan pengawasan ketat Bawaslu dan pengamanan maksimal dari aparat terkait.

error: Content is protected !!