KabarMakassar.com – Kehadiran Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof Zudan Arif Fakrulloh, di Kota Makassar turut dimanfaatkan untuk menikmati suasana kota daeng dengan cara yang berbeda dan menyenangkan.
Bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Prof Zudan menggelar kegiatan riding Vespa yang dirangkaikan dengan aksi penanaman pohon tabebuya di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Selasa (25/08) sore.
Kegiatan tersebut turut diramaikan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, dan Bupati Sidenreng Rappang, Saharuddin, serta para ASN lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Rombongan Riding Vespa dimulai dari halaman Balaikota Makassar sebagai titik start. Munafri, selaku tuan rumah melepas konvoi Vespa ASN yang dipimpin olehnya bersama Prof Zudan, Fatmawati Rusdi, dan Saharuddin.
Saat melepas rombongan, Munafri, wali kota pencinta Vespa tersebut terlebih dahulu menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan antusias Prof Zudan, yang juga merupakan pembina komunitas Vespa ASN.
“Terima kasih sudah mampir dan berkunjung ke Balai Kota Makassar,” lanjutnya.
Selanjutnya, Munafri menjelaskan rombongan akan memulai perjalanan menuju kawasan CPI untuk mengikuti kegiatan penanaman pohon sebelum melanjutkan perjalanan ke kawasan Hertasning.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan agar kegiatan riding ini menjadi ajang kampanye jajaran pemerintah untuk memperlihatkan budaya berkendara yang tertib dan menghargai pengguna jalan lainnya.
Ia mengingatkan seluruh peserta untuk tetap mengedepankan keselamatan selama berkendara. Dia meminta para riders untuk menjaga ketertiban, mematuhi aturan lalu lintas, serta menghargai seluruh pengguna jalan.
“Hari ini kita akan jalan menuju ke CPI untuk kegiatan penanaman pohon. Saya berharap kita semua sopan di jalan, menghargai pengguna jalan yang lain dan menaati aturan-aturan lalu lintas,” tuturnya.
Di CPI, kegiatan riding Vespa diisi dengan aksi penghijauan melalui penanaman 18 pohon tabebuya di kawasan milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di ruas jalan menuju Masjid 99 Kubah.
Aksi penanaman pohon tersebut menjadi wujud sinergi dan upaya bersama pemerintah pusat, provinsi dan daerah untuk secara bersama-sama menjaga dan mendukung penghijauan kawasan ruang terbuka di Kota Makassar.
Prof Zudan sendiri menyampaikan apresiasinya secara langsung terhadap kegiatan penghijauan tersebut. Ia antusias menyampaikan responnya setelah menanam pohon miliknya.
Ia menilai, kegiatan penanaman pohon merupakan langkah positif yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.
“Ini kegiatan yang positif dan pastinya bermanfaat,” katanya.
Setelah menyelesaikan kegiatan penanaman pohon, konvoi kemudian melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Makassar, menuju Jalan A.P Pettarani, sebelum akhirnya berakhir di Exposed Cafe.














