kabarbursa.com
kabarbursa.com

Kebakaran Hebat di Andi Djemma Makassar, Rumah Kos Ludes Dilalap Api

Kebakaran Hebat di Andi Djemma Makassar, Rumah Kos Ludes Dilalap Api
(Foto : IST)

KabarMakassar.com — Kebakaran hebat melanda sebuah rumah tinggal yang difungsikan sebagai rumah kos di Jalan Andi Djemma, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (3/9/2026) malam.

Bangunan semi permanen yang didominasi material kayu membuat kobaran api dengan cepat membesar dan melahap hampir seluruh bagian rumah.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Makassar mengerahkan sekitar 20 unit armada untuk menjinakkan api.

Namun, upaya pemadaman tidak berjalan mudah. Akses menuju lokasi kebakaran yang sempit membuat armada Damkar tidak dapat mendekati titik api secara langsung. Kerumunan warga di sekitar lokasi juga sempat menghambat pergerakan petugas.

Kasi Ops Damkar Makassar, Cakrawala, mengatakan petugas harus menarik selang hingga puluhan meter untuk menjangkau bangunan yang terbakar.

“Petugas terpaksa menarik selang sepanjang kurang lebih 50 meter menyusuri lorong sempit untuk mencapai lokasi. Kerumunan warga juga sempat menyulitkan ruang gerak personel di lapangan,” ujar Cakrawala saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).

Besarnya kobaran api dan posisi rumah yang berada di kawasan permukiman membuat petugas mengambil langkah taktis untuk mencegah api merembet ke bangunan di sekitarnya.

Sejumlah personel Damkar memanjat ke lantai dua rumah warga terdekat untuk melakukan penyemprotan dari posisi yang lebih tinggi.

Setelah berjibaku selama hampir satu jam, petugas akhirnya berhasil menguasai dan memadamkan api.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

Pada waktu yang hampir bersamaan, Damkar Kota Makassar juga menangani dua peristiwa kebakaran lainnya di wilayah Kota Makassar.

Dua titik tersebut masing-masing berada di Jalan Todopuli, Kecamatan Panakkukang, serta Jalan Bulu Rokeng, Kecamatan Biringkanaya.

Dengan adanya tiga kejadian dalam waktu berdekatan, petugas Damkar harus membagi personel dan armada untuk melakukan penanganan di masing-masing lokasi.