KabarMakassar.com — Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan (Kemenag Sulsel), Ali Yafid membesuk Budi Haryadi, salah satu korban kebakaran kantor DPRD Makassar dalam aksi demonstrasi yang terjadi beberapa hari lalu dan saat ini tengah menjalani perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Primaya Makassar pada Selasa (02/09).
Sebelumnya, aksi demonstrasi secara besar-besaran terjadi di Makassar dimana kantor DPRD Makassar dan DPRD Provinsi Sulsel diduga dibakar oleh massa aksi pada Jumat (29/08) kemarin.
Budi Haryadi saat ini tengah dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Primaya Makassar dan terbaring berjuang melawan kritis.
Ali Yafid datang membesuk korban dengan membawa amanah Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Ali Yafid ditugaskan untuk menyampaikan salam, doa, dan dukungan kepada korban serta keluarganya.
“Sekitar pukul 12 malam saya menerima instruksi Pak Menteri. Sedianya beliau hadir bersama Menhan, namun pagi tadi dibatalkan. Bahkan RI 1 (Presiden Prabowo) sempat dijadwalkan hadir, tetapi batal. Karena itu saya diberi amanah untuk mewakili beliau membesuk korban,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kunjungan ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir di sisi rakyatnya yang tertimpa musibah dan memberikan bantuan tali asih kepada keluarga korban.
“Kami membawa salam hangat dari Bapak Presiden Prabowo dan doa tulus dari Bapak Menteri Agama. Negara tidak boleh absen dalam musibah seperti ini. Semoga Pak Budi segera pulih, dan keluarga diberi kekuatan untuk tetap tabah,” ucapnya.
“Pelayanan yang diberikan rumah sakit sangat luar biasa. Mudah-mudahan menjadi jalan kesembuhan bagi Pak Budi, dan semoga kejadian seperti ini tidak lagi terulang di Kota Makassar,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur RS Primaya, dr. Merry Monica mengungkapkan tentang kondisi pasien yang masih dalam keadaan kritis.
“Sudah memasuki hari keempat perawatan intensif, di bawah pengawasan tim bedah saraf dan tim anastesi. Kami mohon doa agar pasien bisa melewati masa kritis ini. Selain medis, kami juga memberikan dukungan psikis agar keluarga tetap kuat,” jelasnya.
dr. Merry Monica mengapresiasi atensi pemerintah atas musibah korban unjuk rasa di gedung DPRD Kota Makassar.
“Terima kasih atas kepedulian Bapak Presiden, Kementerian Agama, dan pemerintah daerah. Semoga doa dan dukungan dari semua pihak menjadi kekuatan bagi keluarga, serta menjadikan musibah ini pelajaran berharga bagi kita semua,” pungkasnya.














