KabarMakassar.com — Kamaruddin Azis Daeng Nuntung menerima penghargaan sebagai Tokoh NGO dan Pegiat Sulawesi Selatan dalam perayaan HUT ke-17 KabarMakassar yang digelar di Bikin Bikin Hub, Nipah Park, Makassar, Sabtu (29/08) malam.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kiprah Kamaruddin Azis dalam aktivitas lembaga swadaya masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan masyarakat dan kawasan pesisir di Sulawesi Selatan.
Kamaruddin dikenal memiliki latar belakang pendidikan Ilmu dan Teknologi Kelautan di Universitas Hasanuddin. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia aktif dalam Lembaga Pengkajian Pedesaan Pantai dan Masyarakat (LP3M), sebuah lembaga yang bergerak di bidang pendampingan masyarakat pesisir.
Dalam kesempatan menerima penghargaan, Kamaruddin menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepadanya.
“Terima kasih banyak untuk KabarMakassar yang terus mengapresiasi langkah setiap figur di Sulsel,” ujar Kamaruddin.
Ia juga menyinggung perjalanan keterlibatannya di dunia NGO yang telah dijalani sejak masa setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Menurutnya, aktivitas di lembaga masyarakat tidak semata-mata berkaitan dengan kepentingan ekonomi, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan keberpihakan terhadap persoalan masyarakat.
Kamaruddin mengatakan dirinya sejak awal memilih aktivitas yang tidak berorientasi pada keuntungan semata.
“Waktu saya kuliah dulu, saya tidak beroperasi secara profit,” katanya.
Kiprah Kamaruddin di dunia NGO kemudian menjadi bagian dari perjalanan panjangnya dalam mendampingi masyarakat, terutama komunitas yang berada di kawasan pesisir.
“Perjalanan dimulai dari tahun 95, dan benar bahwa itu bukan langkah yang mudah bagi saya dalam perjuangan untuk melihat warga pesisir makmur dan mendampingi mereka,” terangnya.
Kamaruddin Azis Daeng Nuntung merupakan putra Johra Daeng Sompa dan Azis Daeng Salle. Ia berasal dari Kampung Jempang dan mengenyam pendidikan dasar hingga menengah pertama di Galesong.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Makassar pada 1989 sebelum menempuh pendidikan tinggi pada Program Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan Universitas Hasanuddin.
Penghargaan Tokoh NGO dan Pegiat Sulawesi Selatan tersebut menjadi salah satu penghargaan yang diberikan dalam rangkaian perayaan 17 tahun KabarMakassar yang berlangsung di Makassar.













