KabarMakassar.com — Tahun 2026 akan menjadi salah satu tahun dengan deretan libur yang panjang dan padat. Pemerintah melalui SKB 3 Menteri Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 telah menetapkan daftar libur nasional dan cuti bersama 2026, termasuk periode istimewa di bulan Maret yang mempertemukan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah dalam rentang waktu berdekatan.
Dimulai sejak awal tahun, masyarakat akan menikmati cuti bersama Imlek pada Senin, 16 Februari 2026. Momentum Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili ini sekaligus membuka rangkaian libur panjang tahunan yang tersebar sepanjang kalender.
Puncak libur terpanjang terjadi pada Maret 2026. Rangkaian dimulai dari Rabu, 18 Maret sebagai cuti bersama Nyepi, kemudian Kamis, 19 Maret 2026 ditetapkan sebagai libur nasional Nyepi atau Tahun Baru Saka 1948. Belum selesai, Jumat, 20 Maret langsung disambung dengan cuti bersama Idul Fitri.
Hari H Idul Fitri 1447 Hijriah sendiri jatuh pada Sabtu, 21 Maret dan Minggu, 22 Maret 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan cuti bersama pada Senin, 23 Maret dan Selasa, 24 Maret 2026. Dengan susunan ini, masyarakat akan menikmati enam hari libur beruntun, bahkan bisa mencapai sembilan hari penuh bila menambahkan cuti pribadi pada Senin–Selasa, 16–17 Maret 2026.
Setelah Maret yang penuh deretan libur, bulan Mei juga menghadirkan waktu istirahat panjang. Pada Jumat, 15 Mei 2026, pemerintah menetapkan cuti bersama Kenaikan Yesus Kristus. Tidak lama kemudian, Kamis, 28 Mei 2026, giliran Idul Adha 1447 Hijriah dirayakan dengan tambahan cuti bersama.
Deretan cuti bersama tahun 2026 ditutup dengan perayaan Natal, yang jatuh pada Kamis, 24 Desember 2026. Dengan adanya penetapan itu, masyarakat bisa menikmati libur akhir tahun yang lebih panjang karena berdekatan dengan akhir pekan.
Kalender cuti bersama ini dipastikan akan memengaruhi berbagai sektor, mulai dari transportasi, pariwisata, hingga perdagangan. Namun bagi masyarakat luas, rangkaian libur yang panjang juga berarti kesempatan emas untuk mudik, berwisata, dan mempererat kebersamaan keluarga.
Secara keseluruhan, tahun 2026 menghadirkan deretan waktu libur yang padat dan variatif, mulai dari Imlek, Nyepi, Idul Fitri, Kenaikan Yesus Kristus, Idul Adha, hingga Natal. Semua momentum ini bukan sekadar hari libur, tetapi menjadi momen penting lintas agama dan budaya yang dirayakan secara nasional.













