KabarMakassar.com — Sebanyak 393 jemaah calon haji (JCH) kelompok terbang (kloter) 19 Embarkasi Makassar asal Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terbang ke Tanah Suci pada Rabu (14/05).
Jemaah kloter 19 Embarkasi Makassar ini diisi oleh jemaah dari 5 kabupaten se-Sulbar yakni 150 jemaah Kabupaten Pasangkayu, 214 Polewali, 15 jemaah Mamasa, 4 Mamuju dan 3 jemaah asal Majene 3 jemaah, serta 4 petugas kloter dan 3 petugas haji daerah yang mendampingi.
Jemaah termuda dalam kloter ini adalah Mangdani Nasir Massi berusia 19 tahun asal Kabupaten Pasangkayu, sementara jemaah tertua adalah Maru Sappila berusia 94 tahun dari Kabupaten Polewali Mandar.
Para jemaah terbang dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad Abdul Aziz di Madinah pada pukul 20:10 WITA.
Direktur Pengelolaan Biaya Operasional Haji dan Sistem Informasi Haji Terpadu pada Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirlola Ditjen PHU) Kementerian Agama RI, Ramadhan Harisman berpesan agar jemaah memanfaatkan waktunya sebaik mungkin untuk beribadah selama di Tanah Suci, serta lebih memprioritaskan melaksanakan rukun haji dari pada yang sunnah.
“Setelah menunggu puluhan tahun, ini saatnnya untuk mencurahkan waktu dan energinya untuk beribadah, tapi ingat untuk tidak memaksakan hal-hal yang sunnah dan justru melupakan yang rukun,” pesannya.
Ramadhan Harisman juga mengingatkan jemaah untuk beristirahat yang cukup dan menyimpan energinya menghadapi puncak haji di Arafah, dan rangkaian ibadah lainnya di Muzdalifah dan Mina.
“Mohon disimpan energinya karena puncaknya haji itu adalah wukuf di Arafah. Jemaah diberangkatkan dari Makkah ke Arafah tanggal 8 Dzulhijjah. Istirahat yang cukup persiapan menghadapi wukuf,” imbaunya.
“Jangan tidur waktu wukuf. Allah akan turun ke langit yang paling rendah untuk menyaksikan bapak ibu. Yakinlah bapak ibu diampuni. Disini waktunya berzikir dan berdoa untuk diri anda, untuk keluarga, sahabat dan untuk bangsa dan negara,” tambahnya
Ramadhan Harisman berharap seluruh jemaah haji Sulawesi Barat diberi kesehatan dalam menjalankan ibadah haji dan kembali dengan selamat ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
“Selamat menunaikan ibadah haji. Semoga senantiasa diberi kesehatan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, diberikan kemudahan, kesehatan dan juga sehat dan selamat kembali ke tanah air dengan meraih predikat haji mabrur,” pungkasnya













