KabarMakassar.com — Universitas Bosowa (Unibos) resmi menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Periode 2026–2031 di Hotel Aryaduta Makassar, Kamis (02/04).
Forum strategis ini bertujuan untuk merumuskan arah kebijakan institusi dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Rapat kerja ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, serta pemangku kepentingan. Fokus utamanya adalah menyusun program kerja yang adaptif, inovatif, dan mampu meningkatkan daya saing lulusan di kancah internasional.
Rektor Universitas Bosowa, Prof. Batara Surya, mengungkapkan bahwa dunia pendidikan saat ini diperhadapkan pada sejumlah isu strategis global. Menurutnya, transformasi digital dan disrupsi teknologi, seperti Artificial Intelligence (AI) dan Big Data, menjadi prioritas utama dalam pembenahan sistem pembelajaran.
“Perkembangan teknologi mendorong kita untuk memperkuat digitalisasi, baik dalam tata kelola kampus maupun metode instruksional,” ujar Prof. Batara dalam forum tersebut.
Selain digitalisasi, Prof. Batara menekankan pentingnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Unibos berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan nonteknis (soft skills) yang kompetitif.
“Ketidakpastian ekonomi global juga menjadi perhatian. Kami ingin melahirkan lulusan berjiwa kewirausahaan yang mampu menciptakan peluang usaha di tengah dinamika dunia,” tambahnya.
Dalam Raker tersebut, Unibos juga menyoroti isu keberlanjutan (sustainability) dan penguatan kolaborasi global dengan industri serta mitra internasional untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang relevan.
Sebagai hasil dari pertemuan ini, Universitas Bosowa secara resmi menetapkan lima arah kebijakan strategis periode 2026–2031, yakni transformasi digital menyeluruh di aspek akademik dan manajerial, penguatan riset terapan dan inovasi yang berbasis pada kebutuhan industri, pengembangan kewirausahaan mahasiswa berbasis teknologi, internasionalisasi pendidikan melalui perluasan kemitraan global dan peningkatan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah dan nasional.
Melalui peta jalan (roadmap) lima tahun ini, Universitas Bosowa menegaskan komitmennya untuk bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang unggul dan inovatif demi menjawab tantangan masa depan.
