kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Jaga Situasi Kondusif, MUI Sulsel Serukan Persatuan Keumatan

Jaga Situasi Kondusif, MUI Sulsel Serukan Persatuan Keumatan
(Foto : IST)

KabarMakassar.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluarkan maklumat yang mengimbau serta mengajak seluruh lapisan masyarakat agar menjaga situasi tetap kondusif serta menjaga persatuan umat pada Sabtu (30/08)

Maklumat itu tertuang dalam sebuah edaran yang dikeluarkan dengan nomor: Maklumat-03/DP.P.XXI/VIII/Tahun 2025, Tentang Menjaga Kondusifitas Sulawesi Selatan.

Maklumat ini terbit setelah MUI Sulsel mencermati situasi dan kondisi yang terjadi di Kota Makassar dan beberapa daerah lainnya yang diwarnai aksi massa dan kekerasan.

Poin pertama dalam maklumat itu menyebutkan hendaknya semua pihak menahan diri dan menghentikan semua bentuk tindak kekerasan yang dapat mengganggu stabilitas kehidupan beragama, bersaudara, berbangsa dan bernegara.

Poin kedua Maklumat, MUI Sulsel mengajak untuk duduk bersama membangun hubungan yang dialogis dalam menyelesaikan problem kebangsaan dan kehormatan dalam semangat kebersamaan dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai keagamaan, nilai-nilai kebangsaan dan nilai lokal wisdom yang kita anut sebagai orang Sulawesi Selatan.

Selanjutnya point ketiga, mengimbau kepada pejabat negara, anggota legislatif, dan pengambil kebijakan untuk menetapkan kebijakan berdasarkan kepada kemaslahatan rakyat yang telah memberi mandat dan kepercayaan atas kedaulatan kepada mereka yang terpilih.

“Mengimbau kepada pejabat negara, anggota legislatif, dan pengambil kebijakan untuk menetapkan kebijakan berdasar kepada kemaslahatan rakyat yang telah memberi mandat dan kepercayaan atas
kedaulatan kepada mereka yang terpilih,” dikutip dari isi Maklumat MUI Sulsel, Minggu (31/08).

Di poin keempat lebih menekankan lagi kepada seluruh lapisan masyarakat, utamanya peserta aksi unjuk rasa, untuk menjaga ketertiban dan keamanan dalam menyampaikan aspirasi dan pendapat. Hendaknya tidak destruktif yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat umum.

Mengimbau juga agar menghindarkan diri dari segala bentuk penjarahan dan perusakan fasilitas umum, kantor dan bangunan lainnya.

Sedangkan poin kelima MUI Sulsel menyampaikan turut berduka dan apabila sungkawa atas jatuhnya korban jiwa dan korban luka saat kericuhan yang terjadi di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, dan DPRD Kota Makassar, dengan harapan tidak ada lagi yang jatuh korban setelahnya.

Serta poin akhir MUI mendoakan semoga Allah SWT menjaga seluruh umat serta mengharap hidayah-Nya.

error: Content is protected !!