KabarMakassar.com — Kinerja pasar modal di Provinsi Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan yang positif seiring meningkatnya minat dan partisipasi masyarakat dalam aktivitas investasi.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Moch Muchlasin, mengatakan, jika kondisi tersebut tercermin dari pertumbuhan jumlah investor yang konsisten.
“Didukung oleh semakin luasnya akses masyarakat terhadap layanan investasi serta meningkatnya literasi keuangan dan pasar modal,” ucapnya, dikutip Rabu (27/05).
Pada posisi Maret 2026, jumlah investor atau Single Investor Identification (SID) tercatat mencapai 525.596 SID atau tumbuh 57,63 persen (yoy).
“Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan dan antusiasme masyarakat terhadap instrumen pasar modal sebagai alternatif pengelolaan keuangan dan investasi jangka panjang,” jelasnya.
Berdasarkan jenis portofolio, pertumbuhan investor tertinggi tercatat pada reksa dana yang tumbuh sebesar 58,23 persen (yoy).
Tingginya pertumbuhan tersebut mengindikasikan bahwa produk reksa dana masih menjadi instrumen investasi yang diminati masyarakat karena relatif mudah diakses, memiliki variasi pilihan produk, serta sesuai bagi investor pemula maupun ritel.















