kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Hari Kebudayaan ke-4, Pelajar Wajib Berpakaian Adat

KabarMakassar.com — Pelajar di Kota Makassar diwajibkan menggunakan pakaian adat Sulawesi Selatan (Sulsel) dan nusantara dalam rangka memperingati Hari Kebudayaan Ke-4 Kota Makassar, Jumat (01/04).

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Herfida Attas menyebut hal tersebut dilakukan untuk mengenalkan kepada pelajar tentang ragam budaya yang ada di Kota Makassar.

Menurutnya penggunaan pakaian adat khas Sulsel dan nusantara sebagai wujud dari kebersamaan dan keberagaman serta pelestarian ragam etnis dan budaya yang ada di Kota Makassar.

"Tentu ini sebagai wujud kebersamaan dan keberagaman kita dalam memperkenalkan kepada anak-anak tentang ragam etnis budaya yang ada di Makassar dan melestarikannya," ungkapnya.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut tidak memberatkan para pelajar. Pasalnya para pelajar boleh menggunakan pakaian adat koleksi milik masing-masing yang ada di rumah.

Herfida Attas menyebut para pelajar tidak usah repot dengan menyewa pakaian beserta aksesoris lengkap namun cukup koleksi baju yang memiliki simbol adat Sulsel maupun nusantara. 

"Kami tidak beratkan siapapun terutama siswa untuk berapakaian adat serba lengkap. Cukup mereka punya koleksi pakaian adat di rumah mau itu adat Sulsel atau nusantara, tidak harus pakai aksesoris dan lainnya, cukup baju saja kalau memang tidak ada," terangnya.

Sementara itu, salah satu orangtua siswa, Siti Halija menyebut dirinya menyewa pakaian adat untuk dikenakan sang putra yang baru duduk di kelas 4 Sekolah Dasar (SD) pada peringatan Hari Kebudayaan.

Menurutnya kewajiban peserta didik menggunakan pakaian adat tidak memberatkan sama sekali, ia pun beranggapan hal tersebut hanya terjadi satu tahun sekali sehingga perlu untuk dilakukan. "Ya ngak papa inikan juga satu tahun sekali ji," terangnya.

Ia berharap dengan penggunaan pakaian adat Sulsel dan Nusantara para anak-anak dapat mengetahui dan melestarikan budaya mereka.

"Untuk anak-anak yah pakai pakaian begini minimal mereka tahu lah budaya mereka begini loh," pungkasnya.

error: Content is protected !!