Indeks
News  

Hadapi Angin Barat, BPBD–Polres Pelabuhan Perketat Pengamanan Pesisir Makassar

Hadapi Angin Barat, BPBD–Polres Pelabuhan Perketat Pengamanan Pesisir Makassar
Kapolres Pelabuhan Makassar Rise Sandiyantanti dan Kepala BPBD Kota Makassar, M. Fadli Tahar, (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Menghadapi cuaca ekstrem pada musim angin barat, BPBD Kota Makassar bersama Polres Pelabuhan Makassar memperkuat kolaborasi pengamanan dan penyelamatan di wilayah pulau serta pesisir Kota Makassar.

Musim angin barat yang ditandai dengan peningkatan kecepatan angin, gelombang tinggi, dan intensitas hujan dinilai berpotensi mengganggu keselamatan pelayaran dan aktivitas nelayan, sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan laut dan kondisi darurat di perairan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, patroli laut diperketat, personel disiagakan, serta pemetaan wilayah rawan terus diperbarui.

Kepala BPBD Kota Makassar, M. Fadli Tahar, menegaskan bahwa musim angin barat merupakan fase risiko tinggi yang menuntut kesiapsiagaan lintas sektor.

“Wilayah pulau dan pesisir memiliki kerentanan tinggi saat musim angin barat. Karena itu, negara harus hadir lebih awal. Kolaborasi BPBD dan Polres Pelabuhan ini memastikan kesiapsiagaan personel, peralatan, dan respons cepat demi keselamatan masyarakat,” tegas Fadli Tahar, Kamis (15/01).

Ia menambahkan, BPBD Makassar telah menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC), peralatan SAR laut, serta memperkuat sistem komunikasi dan koordinasi lapangan selama 24 jam.

“Kami fokus pada pencegahan dan respons cepat. Begitu ada laporan kapal terombang-ambing, kecelakaan laut, atau potensi evakuasi warga pulau, tim langsung bergerak,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Makassar Rise Sandiyantanti menyatakan kesiapan jajarannya untuk bersinergi penuh selama cuaca ekstrem berlangsung.

“Musim angin barat meningkatkan potensi kecelakaan laut. Polres Pelabuhan Makassar siap melalui patroli laut, pengamanan aktivitas pelayaran, serta operasi penyelamatan apabila terjadi kondisi darurat. Keselamatan masyarakat pesisir dan pulau adalah prioritas kami,” ujarnya.

Pihak kepolisian dan BPBD juga mengimbau nelayan serta masyarakat pesisir untuk terus memantau informasi cuaca dari sumber resmi dan mematuhi arahan petugas demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

“Dengan langkah-langkah ini pengamanan dan penyelamatan di wilayah pulau dan pesisir diharapkan semakin optimal, sehingga dampak cuaca ekstrem selama musim angin barat dapat diminimalkan,” pungkasnya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version