KabarMakassar.com — Sebanyak 393 jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Makassar dilepas secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman (ASS) di aula Mina Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis (01/05) malam
Kloter ini diisi oleh 386 jemaah haji asal Kota Makassar dan 7 petugas kloter yang diterbangkan dengan GIA 1101 ke Bandar Udara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah pada pukul 03:00 WITA Jumat (02/05) dini hari.
Dalam sambutannya, Gubernur berpesan kepada jemaah untuk meluruskan niat, memahami rukun haji dan bersungguh – sungguh dalam beribadah karena tidak semua orang mendapat kesempatan untuk melaksanakannya.
“Banyak orang punya nikmat kesehatan tapi tidak punya kesempatan untuk berangkat haji. Saya pesan semua jemaah memahami rukun haji dulu dan bersungguh-sungguh dalam beribadah,” ungkapnya
Selain itu, ia mengimbau jemaah untuk menjaga kebugaran fisik agar dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dalam kondisi fit.
“Sebelum rangkaian prosesi haji, tolong dijaga kondisi fisiknya. Ini ibadah yang ditentukan tempat dan waktunya. Salat dan puasa waktunya saja yang ditetapkan tapi bisa dilaksanakan dimana saja. Itulah kenapa saya sering gelar acara Anti Mager untuk melatih fisik kita,” sambungnya.
Gubernur juga meminta kepada seluruh jemaah untuk senantiasa menjaga kekompakan dan soliditas selama melaksanakan ibadah haji.
“Jaga selalu kekompakan. Jangan ada yang egois karena merasa kuat sehingga melakukan ibadah sendiri tanpa mempedulikan yang lain. Tolong jika ada yang urgen silahkan hubungi saya,” sebutnya
Inspektur Badan Penyelenggara Haji RI, Zainal Abidin mengatakan bahwa keberangkatan menunaikan ibadah haji adalah panggilan suci dari Allah, olehnya itu ia mengimbau agar niat jemaah berhaji semata karena mengharap ridho dan keberkahan dari Allah SWT.
“Kita beribadah semata karena mengharap ridho Allah. Tolong jaga kesehatan dan kekompakan. Terus menebar kebaikan dan kesolehan setelah pulang. Jadilah pribadi yang santun. Itulah haji mabrur,” katanya.
Diakhir, Zainal Abidin menguraikan Tri Sukses Haji, yaitu sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi dan sukses peradaban dan keadaban.
Diketahui, kuota haji Sulsel yang diberikan Pemerintah sebanyak 7.272 orang, yang terdiri dari jemaah haji 6.833 orang, prioritas lansia 364 orang, pimpinan KBIHU 18 orang dan Petugas Haji Daerah (PHD) 57 orang.
Selanjutnya, mendapat tambahan KBIHU 4 orang di masa pelunasan. Mutasi masuk antar provinsi 138 orang, Mutasi keluar 35 orang sehingga total jemaah Sulsel sebanyak 7.379 orang.
