KabarMakassar.com — Seluruh umat Hindu di Indonesia akan merayakan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1945 pada hari ini, Kamis (23/03).
Ketua Banjar Hindu Dharma Makassar, I Made Semadi mengatakan Hari Raya Nyepi berlangsung selama 24 jam, yakni sejak pukul 06.00 pagi hingga 06.00 pagi keesokan harinya.
"Mulai besok pagi jam 6 sampai dengan besoknya jam 6," ungkapnya saat ditemui di Pura Giri Natha, Tamalanrea, Makassar, Selasa (21/03).
Selama pelaksanaan Nyepi kata I Made Semadi, seluruh umat Hindu tidak diperkenankan melakukan aktivitas di luar rumah.
Umat Hindu harus menjalankan Nyepi dengan berdiam diri, meditasi, dan merenung serta introspeksi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.
"Nyepi adalah hari raya untuk introspeksi diri," sambungnya.
Selain itu, umat Hindu juga akan melakukan puasa yakni tidak makan dan minum selama 24 jam penuh dan fokus intropeksi diri dan memperbaiki hubungan dengan Tuhan.
"Jadi hanya diam di rumah, merenungi dan introspeksi diri apa yang dilakukan setahun sebelumnya dan memperbaiki setahun yang akan dating," jelasnya.
Selain itu, ada empat hal yang dilarang untuk dilakukan oleh umat Hindu selama perayaan Hari Raya Nyepi.
1. Amati Geni
Amati Geni adalah larangan bagi umat Hindu untuk menyalakan api, lampu, dan benda elektronik lainnya. Sebab, api melambangkan kemarahan, iri hati, dan segala pikiran buruk manusia atau angkara murka.
2. Amati Karya
Amati Karya adalah pantangan untuk melakukan aktivitas sehari-hari, baik di luar atau di dalam rumah selama Nyepi berlangsung.
3. Amati Lelungan
Amati Lelungan adalah pantangan untuk bepergian ke luar rumah agar umat Hindu khusyuk beribadah selama satu hari penuh.
Sebagai gantinya, umat Hindu akan berdiam diri di rumah dengan bermeditasi bersama keluarga sekaligus mengevaluasi hubungan dengan Tuhan.
4. Amati lelanguan
Amati Lelanguan adalah pantangan untuk bersenang-senang saat Nyepi. Umat diajak untuk menghentikan sejenak segala bentuk kesenangan duniawi agar fokus sembahyang.













