KabarMakassar.com — Arus dukungan terhadap Vonny Ameliani Suardi untuk maju sebagai calon Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan semakin deras.
Setelah sejumlah organisasi kepemudaan dan DPD II menyatakan dukungannya, kini giliran Ketua Umum TIDAR (Tunas Indonesia Raya), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang memberikan sinyal kuat untuk mengusung Vonny sebagai nakhoda baru KNPI Sulsel.
Rahayu menilai Vonny sebagai figur muda yang memiliki kapasitas dan karakter kepemimpinan yang dibutuhkan KNPI Sulsel saat ini.
“Vonny adalah pemimpin muda yang bekerja dengan hati, mampu merangkul banyak kalangan, dan memiliki visi kuat mengenai masa depan pemuda Sulsel. Kami di TIDAR melihatnya sebagai sosok yang tepat untuk memimpin KNPI Sulsel ke arah yang lebih solid dan inovatif,” ujarnya dalam keterangan, Kamis (04/12).
Dukungan dari DPP TIDAR ini semakin memperkuat posisi Vonny, yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua TIDAR Sulawesi Selatan. Menurut Rahayu, TIDAR pusat siap memberikan ruang dan dorongan bagi kader muda potensial seperti Vonny untuk tampil di panggung kepemudaan, baik pada level daerah maupun nasional.
“Kami mendorong kader seperti Vonny untuk mengambil peran lebih besar. Kepemimpinan pemuda membutuhkan energi baru dan kemampuan merajut persatuan,” tambahnya.
Dukungan terhadap Vonny tidak hanya datang dari jaringan organisasi kepemudaan, tetapi juga dari tokoh senior KNPI Sulsel. Salah satunya adalah Nimatullah, politisi yang telah menjadi saksi panjang dinamika KNPI di Sulawesi Selatan. Dalam sebuah forum silaturahmi di Hotel MaxOne, ia menyampaikan dukungan tegas kepada Vonny sekaligus berharap agar Musda KNPI kali ini berlangsung secara aklamasi.
“Perbedaan adalah kekuatan, tapi dualisme dan trilisme jangan pernah lagi menghantui KNPI,” tegas Nimatullah.
Di hadapan para Ketua OKP dan pimpinan DPD II, ia menilai Vonny sebagai satu-satunya kandidat yang menunjukkan keseriusan lengkap dari konsolidasi, pembangunan relasi, hingga penyusunan gagasan untuk masa depan pemuda Sulsel.
“Hanya Vonny yang betul-betul menyiapkan diri. Ia serius dalam konsolidasi, serius membangun hubungan, dan serius menyiapkan gagasan,” katanya.
Silaturahmi malam itu berubah menjadi ruang refleksi kolektif mengenai arah KNPI Sulsel ke depan. Pesan besar yang disampaikan para tokoh adalah harapan agar KNPI kembali menjadi rumah besar pemuda yang kuat, tanpa perpecahan dan tanpa kehilangan marwah organisasi.













