Indeks
News  

Dukcapil Jemput Bola, Lansia Eks Mamuju di Jeneponto Akhirnya Punya KK dan KTP

Dukcapil Jemput Bola, Lansia Eks Mamuju di Jeneponto Akhirnya Punya KK dan KTP
Kadis Dukcapil Jeneponto, Mustaufiq bersama Kades Jombe Junaedi dan Babinkantibmas Ipda Zulfikar saat menyerahkan Dokumen kependudukan dan sembako ke Kakek Yasang. Dok. Ist

KabarMakassar.com — Di tengah kesunyian Dusun Muncu-Muncu, Desa Jombe, Kabupaten Jeneponto, sebuah kisah penantian administrasi warga lanjut usia (Lansia) yang hidup dalam kesederhanaan berakhir haru.

Kakek Yasang, yang mendiami sebuah rumah tua, kini resmi diakui negara berkat gerakan cepat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jeneponto.

Layanan istimewa ini merupakan implementasi nyata dari janji Bupati Paris Yasir untuk mewujudkan misi “Jeneponto Bahagia”.

Kepala Disdukcapil Jeneponto, Mustaufiq menjelaskan bahwa penyelesaian dokumen kependudukan Kakek Yasang adalah buah kolaborasi intensif dengan Pemerintah Desa Jombe.

Proses ini terbilang cepat, mengingat Kakek Yasang ternyata memiliki riwayat tempat tinggal di Mamuju, Sulawesi Barat, yang memperumit data awalnya.

“Alhamdulillah, berkat sinergi dengan Kepala Desa Jombe, hari ini kami telah menuntaskan administrasi Kartu Keluarga (KK) Bapak Yasang,” kata Mustaufiq, Kamis (30/10).

Tim Dukcapil, ditemani Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa, tidak menunggu Kakek Yasang datang. Mereka langsung mendatangi kediamannya (jemput bola) untuk menyerahkan dokumen penting tersebut.

“Tadi kami bersama Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa telah mengunjungi Bapak Yasang di kediamannya, sekaligus menyerahkan langsung KK-nya. Ternyata, Bapak Yasang pernah tinggal di Mamuju,” jelas Mustaufiq.

Baginya, langkah cepat ini adalah bukti nyata komitmen Pemkab Jeneponto untuk melayani warga. Dengan terbitnya KK, Kakek Yasang kini telah resmi tercatat sebagai warga Kabupaten Jeneponto, membuka jalan bagi akses bantuan sosial dan kesehatan yang selama ini mungkin terkendala.

“Ini merupakan instruksi langsung Bapak Bupati, Paris Yasir, dalam mempercepat pelayanan terhadap masyarakat,” tegas Mustaufiq.

Usai penyerahan KK, Kakek Yasang dijadwalkan akan segera diantar oleh aparat desa ke kantor Dukcapil untuk menjalani perekaman KTP elektronik yang sah.

Tak hanya dokumen saja, sentuhan kemanusiaan juga melengkapi kunjungan Kadis Dukcapil Jeneponto, saat menyerahkan bantuan sembako, guna memenuhi kebutuhan dasarnya.

“Dengan diterbitkannya identitas ini, kisah Kakek Yasang menjadi simbol bahwa di Jeneponto, pemerintah hadir, bahkan hingga ke pintu-pintu rumah warga yang paling membutuhkan,” pungkasnya

error: Content is protected !!
Exit mobile version