KabarMakassar.com — Persoalan banjir yang terus berulang di Kota Makassar kembali menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar. Wakil Ketua I DPRD Makassar, Andi Suharmika, menegaskan pentingnya langkah nyata dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk menyelesaikan persoalan ini yang dinilai telah berlangsung bertahun-tahun tanpa solusi tuntas.
Dalam pernyataannya, Andi Suharmika menyebut bahwa DPRD secara konsisten menjalin komunikasi dengan pihak eksekutif guna mencari titik temu dalam penanganan banjir. Namun, ia menekankan bahwa diskusi dan masukan saja tidak cukup jika tidak diikuti dengan aksi yang konkret.
“Kami terus menjalin komunikasi intens dengan pemerintah kota mengenai persoalan banjir. Tentunya kami juga selalu memberi pandangan dan saran, namun masyarakat menunggu hasil yang nyata,” ujar politisi Partai Golkar itu, Sabtu (15/2).
Lebih lanjut, Suharmika mengungkapkan bahwa masalah banjir menjadi perhatian serius DPRD. Ia mengajak seluruh elemen untuk bekerja sama dan tidak saling melempar tanggung jawab. Menurutnya, penanganan banjir bukan hanya persoalan teknis, tetapi membutuhkan strategi jangka panjang serta koordinasi lintas sektor.
“Ini bukan masalah sederhana. Kami menaruh perhatian penuh dan mengajak semua pihak untuk berkolaborasi. Perlu ada koordinasi yang lebih matang antara legislatif dan eksekutif agar tidak terjadi penanganan yang setengah hati,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Ia juga menyampaikan harapan besar kepada pemerintahan yang saat ini dipimpin oleh Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Mustika Aliyah Ilham untuk membawa perubahan nyata dalam menyelesaikan persoalan banjir.
“Semoga di bawah kepemimpinan Appi-Aliyah, ada terobosan besar dalam mengatasi banjir. Masyarakat sudah lelah dengan masalah ini yang selalu muncul setiap musim hujan,” ungkap Suharmika.
Dirinya menekankan pentingnya pemerintah kota menyusun grand desain atau rencana induk penanganan banjir yang terintegrasi dan jangka panjang. Hal ini diperlukan agar upaya yang dilakukan tidak bersifat sementara dan bisa memberikan dampak signifikan dalam jangka panjang.
“Kita butuh formula yang konkret dan perencanaan yang menyeluruh. Jangan sampai persoalan ini hanya menjadi rutinitas tahunan tanpa arah penyelesaian. Pemerintah perlu hadir dengan solusi yang strategis dan sistematis,” tegasnya.
Melalui pernyataan tersebut, DPRD Makassar menyuarakan aspirasi masyarakat yang mendambakan lingkungan bebas banjir. Kolaborasi erat antara legislatif dan eksekutif dinilai sebagai kunci utama dalam mewujudkan Kota Makassar yang lebih tangguh menghadapi bencana banjir.













