kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Dorong Perbaikan Infrastruktur Telekomunikasi, Appi Bahas Perpanjangan Sewa Milik Daerah

Pemkot Makassar Siapkan Lahan untuk Dapur Makan Bergizi Gratis
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (dok ist)

KabarMakassar.com — Upaya memperkuat layanan jaringan dan kemudahan akses digital di Kota Makassar terus didorong Pemerintah Kota. Salah satu langkah strategisnya adalah menjalin kesepakatan baru dengan penyelenggara jasa telekomunikasi terkait perpanjangan barang sewa milik daerah.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menekankan pentingnya kolaborasi yang saling menguntungkan dalam rapat pembahasan bersama sejumlah penyedia layanan telekomunikasi yang digelar di Balai Kota Makassar, Jumat (11/04)

“Kita harapkan hasil dari pertemuan ini adalah solusi yang menguntungkan kedua belah pihak, tidak berat sebelah, dan tetap sesuai dengan aturan,” ujar Munafri.

Ia menyoroti pentingnya integrasi infrastruktur penyedia layanan ke dalam sistem tata ruang kota. Menurutnya, penataan jaringan harus sejalan dengan pengembangan wilayah agar tidak mengganggu estetika dan tata kelola kota.

“Semuanya harus terintegrasi dalam satu sistem. Ini bukan hanya soal jaringan, tapi juga soal keteraturan kota yang rapi dan fungsional,” tambahnya.

Untuk mengawal proses ini, Munafri mendukung usulan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) bersama. Tim ini diharapkan bisa menjamin transparansi dan efisiensi dalam proses perpanjangan kerja sama.

“Satgas ini akan jadi pengawas sekaligus penghubung antar pihak, agar proses berjalan dengan benar, tanpa saling hambat,” jelas mantan CEO PSM Makassar itu.

Ia juga meminta jajaran Pemkot untuk tidak berbelit dalam urusan administrasi. Bila dimungkinkan dalam aturan, proses perizinan harus bisa dibuat lebih ringkas dan efisien.

“Makin simpel, makin baik. Selama tidak melanggar aturan, maka prosedurnya bisa disederhanakan,” tegasnya.

Munafri berharap sinergi ini bisa meningkatkan kualitas sistem telekomunikasi di Makassar, terutama dalam mendukung digitalisasi layanan publik dan pengembangan kota pintar (smart city).

“Ini bukan hanya soal bisnis, tapi soal masa depan layanan kota. Saya ingin hasil terbaik yang bisa memperkuat sistem komunikasi di Makassar,” tutupnya.

error: Content is protected !!