KabarMakassar.com — Inovasi Dobrak Literasi yang dikembangkan Dinas Perpustakaan Kota Makassar meraih penghargaan Innovative Mayor Award (IMA) 2025.
Program ini masuk jajaran tujuh inovasi terbaik tingkat Kota Makassar, setelah bersaing dengan 58 inovasi dari berbagai perangkat daerah.
Penghargaan diserahkan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan diterima langsung Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Dr Aryati Puspasari Abady, pada kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 Pemerintah Kota Makassar di Hotel Novotel Makassar, Rabu (17/12).
Dr Aryati mengatakan, Dobrak Literasi menjadi wujud komitmen dinasnya dalam memperluas akses bacaan melalui pendekatan kolaboratif.
“Dobrak Literasi kami rancang sebagai ekosistem pengelolaan buku donasi yang terbuka dan berkelanjutan, agar buku terus bergerak dan menjangkau lebih banyak pembaca,” ujar Aryati.
Dobrak Literasi atau Dropbook Bergerak untuk Literasi diluncurkan pada 17 September 2025 dan menjadi inovasi ke-11 Dinas Perpustakaan Kota Makassar. Pada ajang IMA, dinas ini tercatat telah tiga kali meraih penghargaan, setelah sebelumnya melalui inovasi Sentuh Pustaka (2019) dan Gade-Gade Pustaka/Mini Pustaka Mart (2022).
Sejak diluncurkan, Dobrak Literasi membangun ekosistem pengembangan koleksi melalui pengelolaan buku donasi berbasis kolaborasi. Hingga kini, telah terbentuk 10 titik dropbook point, termasuk lintas perpustakaan binaan seperti Perpustakaan SMA Negeri 17 Makassar.
Program ini juga telah diperkenalkan ke Perpustakaan Kabupaten Pangkep dan Perpustakaan Kabupaten Barru untuk direplikasi.
Aryati menjelaskan, keunikan Dobrak Literasi terletak pada sistem pengelolaan donasi yang transparan dan partisipatif.
“Masyarakat yang mendonasikan buku bisa mengetahui posisi bukunya melalui data bersama, sementara perpustakaan atau komunitas penerima dapat memilih langsung judul buku sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Menurut Aryati, pendekatan ini memperkuat layanan publik berbasis New Public Service, sekaligus memastikan distribusi buku lebih tepat sasaran.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan perpustakaan yang inklusif dan adaptif,” katanya.
Penghargaan Dobrak Literasi pada IMA 2025 menjadi kado istimewa menjelang hari jadi ke-9 Dinas Perpustakaan Kota Makassar pada Desember 2025, sekaligus menegaskan konsistensi Makassar dalam mendorong penguatan literasi melalui inovasi layanan publik.













