Indeks
News  

Distribusi Terbatas, Stok Migor di Ritel Makassar Kembali Kosong

KabarMakassar.com — Ketersediaan minyak goreng (Migor) kemasan di sejumlah toko ritel di Kota Makassar kembali kosong, Selasa (12/04).

Dari pantauan di laangan, sejumlah toko ritel tidak lagi memiliki ketersediaan minyak goreng kemasan diakibatkan stok yang belum masuk. Seperti halnya di Toko Ritel di Karampuang Panakkukang. 

Salah satu pegawai ritel, Muallim mengatakan stok minyak goreng kemasan di tempat Ia bekerja mulai kosong sejak tiga hari yang lalu. 

Ia menjelaskan selama ini ketersediaan minyak goreng memang selalu habis namun, biasanya stok akan kembali masuk sehari setelahnya. 

"Sudah tiga hari iya mbak. Biasanya kalau kosong besoknya sudah masuk tapi ini belum ada," ungkapnya, Selasa (12/04).

Sebaliknya, ketersediaan Migor kemasan di Pasar Tradisional dan warung-warung justru banyak dijajakan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Arlin Ariesta menjelaskan minyak goreng kemasan saat ini mulai terdistribusi dan tersalurkan dari tingkat distributor.

Meski begitu Ia menyebut ketersediaan minyak goreng kemasan secara stok masih kurang, yakni hanya sekitar 40 persen diakibatkan stok yang terbatas dari produsen atau supplier.

"Minyak goreng sudah mulai terdistribusi dan seperti sebelumnya tersalur terus dari tingkat distributor. Untuk ketersediaan secara stok memang masih kurang sekitar 40 persen karena terbatas dari produsen," pungkasnya.

Dari pantauan, harga Migor kemasan di toko ritel memang lebih murah dibandingkan Pasar Tradisional. 

Diketahui harga untuk sejumlah Migor kemasan  bermerek seperti Bimoli di toko retail dijual dengan harga Rp24.800, Sofia Rp26.000 dan Fortune Rp25.000 per liter. Sedangkan di Pasar Tradisional merek Bimoli dijual dengan harga Rp35.000, Sofia Rp30.000 dan Fortune Rp33.000 per liternya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version