KabarMakassar.com — Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar terus berupaya memperkuat ekonomi lokal melalui inisiatif Gerakan Perkuatan Imunitas Ekonomi yang dipimpin oleh Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto. Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah optimalisasi peran Inkubator UMKM.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar, Muhammad Rheza, menjelaskan bahwa inkubator ini bertujuan membantu pelaku UMKM dalam berbagai aspek, mulai dari strategi pemasaran hingga peningkatan kualitas produk dan efisiensi produksi.
“Inkubator UMKM memberikan dukungan komprehensif untuk meningkatkan daya saing dan profitabilitas usaha kecil,” ungkapnya, Kamis (11/07).
Sejak dibentuk tiga tahun lalu, Inkubator UMKM telah berhasil mendukung 2.521 pelaku UMKM dalam tahap pra-inkubasi. Dari jumlah tersebut, 531 UMKM telah memasuki tahap inkubasi, dan 16 UMKM berhasil mencapai tahap akselerasi.
Rheza menjelaskan, inkubator ini juga memberikan bantuan legalitas seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT), Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), serta sertifikat halal.
“Kami juga membantu UMKM dalam desain kemasan dan label produk untuk memastikan tampilan yang menarik dan profesional,” tambahnya.
Selain dukungan legalitas dan desain, Dinas Koperasi dan UMKM juga mengadakan berbagai pelatihan dan pendampingan. Pelatihan tersebut mencakup manajemen keuangan, digital marketing, dan peningkatan kualitas produk.
“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan manajerial dan teknis pelaku UMKM untuk keberlanjutan dan perkembangan usaha mereka,” kata Rheza.
Sebagai bagian dari Gerakan Perkuatan Imunitas Ekonomi, Dinas Koperasi dan UMKM juga melaksanakan kampanye lokal melalui media sosial, pameran, dan bazar untuk mendukung produk-produk UMKM.
Selain itu, program pelatihan 10.000 Skill Training Gratis yang meliputi bidang-bidang seperti barista, tata boga, dan tata rias juga didukung penuh oleh Diskop dan UMKM Makassar.
“Dengan pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat mengembangkan keterampilan yang bisa meningkatkan pendapatan mereka,” jelas Rheza.
Rheza optimis bahwa berbagai upaya ini akan meningkatkan daya saing UMKM di Kota Makassar dan memperkuat imunitas ekonomi kota.
“Kami berharap UMKM di Makassar dapat berdaya saing tinggi dan menjadi tulang punggung ekonomi kota,” tutupnya.
![]()












