KabarSelatan.id — Sebuah mobil minibus jenis Toyota Calya dengan Nomor Polisi DP 1319 JH mengalami kecelakaan tunggal hingga tercebur ke dalam parit.
Peristiwa naas itu terjadi di Jalan Poros Makassar – Pare yang berlokasi di Polong Ulu Kelurahan Bontomatene, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Kamis (05/01).
Dilansir KabarMakassar.com, Jenny Salimbongan membenarkan ihwal peristiwa yang menimpa kerabatnya tersebut.
Menurut Jenny, pihak keluarga saat ini sedang mengusahakan pemulangan jenazah.
"Sementara kami dari pihak keluarga korban sedang mengurus kepulangan jenazah kami memohon doanya untuk semua," ucapnya.
Insiden naas itu bermula ketika kendaraan yang dikemudikan Muh.Nasir (39) yang beralamat di Karangan, Kelurahan Buntu Limbong, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja itu bergerak dari arah Utara ke Selatan.
Diduga sopir dalam kondisi mengantuk sehingga mobil oleng ke kiri dan menabrak sebuah pohon yang berada disebelah kiri bahu jalan sehingga mobil tersebut terjatuh ke dalam parit yang berada di sebelah kiri jalan dari arah Utara ke Selatan.
Alhasil, mobil bermuatan enam orang itu pun mengakibatkan lima penumpang lainnya meninggal dunia.
1. Muh.Nasir meninggal dunia di TKP lantaran mengalami luka pada bagian kepala tengkorak sebelah kiri, luka diatas mata sebelah kiri, luka pada hidung.
2. Madarensiwati Palallo (31) yang merupakan karyawan swasta asal jalan jeruk Nipis Furia Kotaraja, Desa Wahno, Kecamayan Abepura, Kota Jayapura, mengalami Luka di betis sebelah kanan, luka memar di dahi, luka memar di pergelangan tangan sebelah kanan.
3. Aralfa Gevariel Maheza Dualembang (3) Alamat Jl.Jeruk Nipis Furia Kotaraja, Desa Wahno Kecamatan Abepura, Kota Jayapura.
4. Salmawati Palallo, mengalami luka memar pada mata sebelah kiri, luka memar dibawah mata kiri dan Reski Saputra mengalami luka pada alis sebelah kiri.
5. Reski Saputra, luka robek pada alis sebelah kiri, dan Meninggal dunia di (MD) TKP.
Sedangkan satu orang penumpang lainnya berhasil selamat dari kejadian naas tersebut yakni Hery Dualembang, (31), Pekerjaan bekerja sebagai Dosen yang beralamat di Jl.Jeruk Nipis Furia Kotaraja, Desa Wahno, Kecamatan Abepura, Kota Jayapura, mengalami luka di dahi dan saat ini sedang mendapat perawatan di Puskesmas Segeri.













