Indeks
News  

Demo Hari Buruh di Makassar, Ini 15 Tuntutan Massa Aksi

Demo Hari Buruh di Makassar, Ini 15 Tuntutan Massa Aksi
Aksi Demontrasi Peringati Hari Buruh (May Day) Membawakan 15 Tuntutan, Rabu (1/5).

KabarMakassar.com — Peringatan Hari Buruh, ratusan buruh memadati bawah Flyover, Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Rabu (1/5)

Kehadiran para demonstran yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) itu berdampak pada penutupan Jalan arah Urip Sumoharjo menuju perintis kemerdekaan.

Dalam aksi yang diawasi oleh sejumlah petugas kepolisian, para pengunjuk rasa menyoroti kondisi buruh dan menegaskan hak-hak mereka secara damai.

Mereka menyuarakan tuntutan mereka melalui 15 poin, yang mencakup berbagai aspek penting seperti undang-undang ketenagakerjaan yang baru, upah yang layak, perlindungan sosial, dan hak untuk berserikat.

KSN, sebagai konfederasi multi-sektor, menyampaikan sikapnya untuk memperjuangkan kepentingan para buruh dan rakyat pekerja secara luas. Mereka menyerukan konsolidasi gerakan untuk memperjuangkan kesejahteraan sejati bagi semua warga Indonesia.

Dengan adanya aksi ini, diharapkan pemerintah dan pihak terkait dapat mendengarkan aspirasi para buruh dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan kondisi dan perlindungan bagi pekerja di seluruh Indonesia.

Berikut Rincian Tuntutan Massa Aksi Hari Ini ;

Dengan demikian, KSN sebagai konfederasi multi sektor menyatakan sikap sebagai berikut;

1. Buat undang-undang pokok ketenagakerjaan yang baru dan lahir dalam proses yang demokratis dan berkeadilan.

2. Hentikan politik upah murah UMP/UMK; wujudkan Upah Nasional yang manusiawi.

3. Hentikan sistem kerja kontrak/outsourcing: wujudkan kepastian kerja.

4. Bubarkan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan; wujudkan perlindungan sosial untuk rakyat tanpa syarat.

5. Hentikan union busting/pemberangusan serikat; wujudkan kebebasan berserikat.

6. Hapuskan digitalisasi otonomi ekonomi; Ketenagakerjaan; wujudkan wujudkan rasa aman untuk sentralisasi ketenagakerjaan

7. Proteksi Digitalisasi Ekonomi wujudkan rasa aman untuk menjaga harkat dan martabat sebagai bangsa yang berdaulat dan berbudaya.

8. Hentikan yang merugikan pendidikan; Wujudkan Pendidikan Gratis, llmiah dan Demokratis bagi Seluruh Rakyat

9. Hentikan penggusuran dan perampasan hak petani; Wujudkan Reforma Agraria yang Sejati.

10. Cabut segala peraturan yang merugikan nelayan; Wujudkan perlindungan Nelayan untuk menjamin keberlangsungan hidup para nelayan Indonesia.

11. Hentikan kerusakan lingkungan; Jaga Kelestarian Alam dari- Eksploitasi Sumber Daya Alam yang hanya menguntungkan segelintir orang (kelas pemilik modal).

12. Hentikan proyek apapun yang merusak tatatan masyarakat adat; Wujudkan Perlindungan Masyarakat Adat dari kekejaman modal yang fasilitasi pemerintah.

13. Hentikan kekerasan terhadap perempuan Indonesia; Wujudkan perlindungan dan jaminan berekspresi perempuan Indonesia dari segala bentuk diskriminasi.

14. Tolak Kriminalisasi; Buruh, Tani, Nelayan, Miskin Kota, Masyarakat Adat, Perempuan, Pemuda, Mahasiswa yang
berjuang untuk kemanusiaan; Wujudkan Keadilan Hukum tanpa Diskriminasi.

15. Dan menyerukan kepada seluruh kaum buruh dan rakyat pekerja se-nusantara melakukan konsolidasi gerakan untuk pembangunan kekuatan seluas mungkin dengan berbagai gerakan pemuda, mahasiswa, perempuan dan gerakan rakyatlainnya untuk tidak lelah memperjuangan masa depan yakni kesejahteraan sejati untuk semua.

Diketahui, massa aksi memulai aksi dengan fly over sebagai titik kumpul, lalu menuju gedung DPRD Sulsel.

error: Content is protected !!
Exit mobile version