kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Dekan FMIPA UNM Prof Suwardi Terima Penghargaan Tokoh Pendidikan dari KabarMakassar

Dekan FMIPA UNM Prof Suwardi Terima Penghargaan Tokoh Pendidikan dari KabarMakassar
Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Suwardi Annas saat menerima penghargaan (Dok: KabarMakassar)

KabarMakassar.com — KabarMakassar dibawah naungan Kabar Group Indonesia (KGI) memberikan penghargaan kepada Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Suwardi Annas sebagai tokoh pendidikan atas kiprahnya dalam mendorong pengembangan akademik dan inovasi.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh CEO KGI Upi Asmaradhana dalam perayaan HUT KabarMakassar di Bikin-Bikin Hub, Nipah Park, Kota Makassar, Sabtu (29/08) malam.

Prof Suwardi Annas merupakan akademisi dan guru besar Universitas Negeri Makassar yang telah mengabdikan perjalanan profesionalnya pada dunia pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Dedikasinya terhadap pengembangan pendidikan tinggi juga tercermin melalui perjalanan kepemimpinannya di FMIPA UNM. Ia pernah dipercaya sebagai Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Pengembangan, Wakil Dekan Bidang Akademik, hingga menjabat Dekan FMIPA UNM sejak 2019 dan kembali melanjutkan kepemimpinannya pada periode berikutnya.

Di bawah kepemimpinannya, FMIPA UNM mencatat berbagai capaian penting. Jumlah guru besar meningkat dari 19 orang pada 2019 menjadi 60 orang hingga 2026. Fakultas ini juga mencatat tingkat kelulusan mahasiswa tepat waktu sebesar 82 persen, meraih penghargaan dalam pameran pendidikan dan inovasi UNM, serta menjadi fakultas pertama di UNM yang memperoleh lima akreditasi internasional ASIIN dari Jerman. Seluruh program studi yang dikelola juga telah meraih akreditasi A, Unggul, maupun internasional.

Pengabdiannya telah memperoleh sejumlah apresiasi, di antaranya Satya Lencana Karya 20 Tahun dari Presiden Republik Indonesia, Dosen Berprestasi tingkat fakultas dan universitas, serta penghargaan sebagai Dosen Peneliti Terbaik II tingkat Universitas Negeri Makassar.

Atas dedikasi, kepemimpinan, serta konsistensinya dalam memajukan pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia di Sulawesi Selatan, Kabar Makassar memberikan penghargaan kepada Prof Suwardi Annas sebagai Tokoh Pendidikan.

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap berbagai capaian yang diraih FMIPA UNM selama Prof Suwardi Annas menjabat sebagai dekan.

Prof Suwardi mengatakan FMIPA UNM saat ini tengah mengelola 32 program studi yang mencakup jenjang S1, S2 hingga S3. Fakultas tersebut juga menjadi salah satu fakultas dengan jumlah mahasiswa terbesar di lingkungan UNM.

“FMIPA UNM itu adalah fakultas terbesar dengan mengelola 32 program studi. Ini hanya satu fakultas, S1, S2, S3 dengan mahasiswa dari 53.000 mahasiswa UNM terbesar di luar Jawa,” kata Prof Suwardi.

Ia menyebut jumlah mahasiswa FMIPA UNM saat ini mencapai sekitar 7.000 orang dari jenjang sarjana hingga doktoral.

Selain jumlah mahasiswa, Prof Suwardi menyoroti capaian akreditasi sebagai salah satu perkembangan penting FMIPA UNM. Menurutnya, lima program studi telah memperoleh akreditasi internasional dari ASIIN, lembaga akreditasi asal Jerman.

“FMIPA UNM juga pelopor akreditasi internasional di UNM. Jadi kami mendapatkan akreditasi internasional dari ASIIN Jerman lima program studi,” ujarnya.

Suwardi menambahkan seluruh program studi di FMIPA UNM kini telah memperoleh predikat akreditasi unggul.

Capaian lainnya, kata dia, terlihat dari peningkatan jumlah guru besar selama delapan tahun dirinya memimpin FMIPA UNM. Saat awal menjabat dekan, jumlah guru besar di fakultas tersebut tercatat 19 orang.

Kini jumlahnya telah meningkat signifikan. Prof Suwardi menyebut FMIPA UNM telah menghasilkan puluhan guru besar selama masa kepemimpinannya.

“Selama kami dekan, kami mencetak 36 guru besar,” ungkapnya.

Di bidang lingkungan, FMIPA UNM juga menjadi fakultas pertama di kampus tersebut yang mendeklarasikan gerakan zero waste atau bebas sampah pertama. Program itu diwujudkan antara lain melalui pendirian bank sampah di lingkungan fakultas.

Prof Suwardi berharap penghargaan yang diberikan KabarMakassar dapat menjadi motivasi untuk terus melahirkan inovasi dan memberikan dampak bagi sivitas akademika.

“Semoga penghargaan ini semakin mendorong kami berkarya, berinovasi dan bisa menginspirasi seluruh kolega dosen, bukan hanya di FMIPA UNM tetapi seluruh dosen di Universitas Negeri Makassar,” tuturnya.

Ia menegaskan pengembangan pendidikan harus memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan para pemangku kepentingan.

“Apapun yang harus kita lakukan harus berdampak kepada stakeholder,” tukas Prof Suwardi.