kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Data Warga Makassar di Perlinsos Harus Akurat

Data Warga Makassar di Perlinsos Harus Akurat
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Dok: KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Progres pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital di Kota Makassar menunjukkan perkembangan signifikan.

Dalam kurun waktu sekitar dua hingga tiga minggu setelah dilakukan penguatan teknis pendataan, posisi Makassar naik dari peringkat 38 menjadi peringkat 20 dari 43 kabupaten/kota yang mengikuti piloting nasional.

Menindak lanjuti progres ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali mengingatkan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk serius mengawal keberadaan Agen Perlinsos (Perlindungan Sosial) yang bertugas membantu masyarakat melakukan pendaftaran serta memperbarui data pada Portal Perlinsos Digital.

Pria yang akrab disapa Appi itu menegaskan, validitas data menjadi hal penting dalam pelaksanaan program tersebut.

Terlebih, Kota Makassar resmi menjadi salah satu dari 43 kabupaten/kota di Indonesia yang ditetapkan sebagai wilayah uji coba atau piloting nasional program Perlinsos Digital.

Menurutnya, keberadaan Agen Perlinsos atau Agen Perisai harus dioptimalkan hingga ke tingkat kelurahan, RT dan RW agar masyarakat memperoleh akses yang mudah dalam proses pendaftaran maupun pemutakhiran data perlindungan sosial.

“Ini menjadi contoh di Indonesia, Makassar salah satu masuk di Indonesia yang jalan program, dan gongnya Makassar dipilih kerjakan,” ujar Appi, Selasa (01/09).

“Maka dari itu, bapak ibu sekalian, camat, lurah, RT/RW harus kontrol aktivitasnya supaya benar-benar berjalan,” sambung Munafri.

Ia meminta para Camat dan Lurah memastikan agen perisai yang telah dibentuk benar-benar aktif membantu masyarakat dan tidak sekadar tercatat secara administratif.

Munafri juga menyebut, skema agen perisai dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang menjalankannya.

Ia menilai, program tersebut harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan perlindungan sosial sekaligus memastikan data yang masuk ke dalam sistem pemerintah benar-benar akurat dan mutakhir.

Karena itu, Munafri meminta seluruh jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk melakukan pengawasan secara aktif.

“Kita berharap, pelaksanaan piloting Perlinsos Digital di Makassar dapat berjalan optimal dan menjadi model yang menunjukkan kesiapan pemerintah berbasis data yang lebih akurat, mudah diakses, dan tepat sasaran,” harap Appi.

Menurutnya, keterlibatan hingga tingkat RT dan RW menjadi penting agar proses pemutakhiran data dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Ini paling penting karena sudah mulai turun sampai di tingkat RT dan RW. Tadi saya sampaikan, ini satu-satunya di Indonesia,” tukasnya