KabarMakassar.com — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, mencatat sejarah baru dikancah nasional.
Sejarah tersebut dicetak setelah Pemkab Jeneponto berhasil meraih piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori jumlah bakul Maulid terbanyak pada gelaran Maulid bertajuk “Maudu Turatea Jeneponto Berbagi”.
Dalam peringatan tersebut, tampak ribuan masyarakat tumpah ruah memenuhi pelataran Kantor Sekretariat Pemkab Jeneponto yang dihadiri langsung oleh Bupati H. Paris Yasir dan Wabup Islam Iskandar, pada Selasa (30/09).
Berdasarkan laporan, Dr. Aspa Muji selaku Ketua Panitia menyampaikan rasa syukur atas antusiasme yang luar biasa dari para peserta.
“Alhamdulillah, partisipasi masyarakat sangat luar biasa. Begitu juga perangkat daerah yang turut serta hingga jumlah bakul yang teregistrasi menembus 15.198. Ini bukti nyata semangat berbagi dan kecintaan warga Jeneponto dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” ucapnya.
Usai mendengar laporan tesebut, angka fantastis ini kemudian diverifikasi langsung oleh perwakilan MURI. Triyono, selaku Manager MURI, mengonfirmasi jumlah tersebut.
“Awalnya laporan panitia sekitar 14 ribu lebih, tetapi hasil verifikasi resmi kami tetapkan 15.198 bakul. Dengan ini, Jeneponto mencatat rekor baru MURI,” ungkap Triyono sebelum menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati.
Di waktu yang sama, Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak. Ia menekankan bahwa rekor MURI bukanlah tujuan akhir.
“Peringatan Maudu Turatea ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan budaya berbagi. Alhamdulillah, Jeneponto telah mencatat sejarah dengan rekor MURI, namun yang lebih penting adalah bagaimana kita terus meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Paris Yasir.
Suasana semakin khidmat dengan tauziah dari Ust. Jusriadi Gama, yang menekankan bahwa cinta kepada Rasulullah harus diwujudkan dengan amal nyata.
Acara ditutup dengan doa bersama dan pembagian bakul Maulid kepada masyarakat, sebagai simbol keberkahan. Tiga instansi meraih penghargaan sebagai peserta dengan bakul terbanyak, Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang (Juara 1), Kementerian Agama Jeneponto (Juara 2), dan PDAM Jeneponto (Juara 3).
