kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

BAZNAS Siagakan 21 Pos Mudik Gratis untuk Arus Balik

BAZNAS Siagakan 21 Pos Mudik Gratis untuk Arus Balik
Pos Arus Balik BAZNAS (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Badan Amil Zakat Nasional memastikan kesiapan penuh menghadapi lonjakan arus balik Idulfitri 2026 dengan menyiagakan 21 pos mudik gratis di sejumlah jalur strategis.

Layanan ini difokuskan untuk membantu pemudik yang membutuhkan tempat istirahat hingga dukungan kesehatan selama perjalanan berlangsung, selama puncak arus balik pada Sabtu (28/03) hari ini hingga Minggu (29/03).

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, mengatakan seluruh jajaran pimpinan diterjunkan langsung guna memastikan setiap pos beroperasi optimal dan layak digunakan masyarakat.

“Secara nasional ada 21 pos mudik yang kami siapkan, dan ke depan akan kami perluas ke lebih banyak wilayah karena antusiasme masyarakat sangat tinggi,” ujarnya, Jumat (27/03).

Pos mudik tersebut tersebar di jalur utama Pulau Jawa, mulai dari wilayah Banten hingga Jawa Timur, termasuk titik-titik padat seperti Lebak, Serang, Sidoarjo, dan Jombang. BAZNAS juga membuka peluang ekspansi layanan ke luar Jawa pada periode mudik berikutnya.

Selain sebagai bentuk layanan sosial, kehadiran pos mudik ini juga menjadi wujud pertanggungjawaban pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari masyarakat.

“Ini adalah amanah dari para muzaki yang kami salurkan kembali untuk membantu masyarakat, termasuk para pemudik,” jelas Sodik.

Di lapangan, fasilitas yang disediakan cukup lengkap, mulai dari layanan kesehatan, tempat istirahat, makanan ringan, hingga fasilitas tambahan seperti pengisian daya ponsel dan motor listrik, area bermain anak, serta ruang laktasi.

Salah satu titik yang mencatat lonjakan pengguna adalah pos mudik di Garut. Hingga periode arus balik, ribuan pemudik telah memanfaatkan layanan tersebut.

“Per hari ini tercatat lebih dari 1.500 pemudik menggunakan fasilitas yang kami sediakan, mulai dari dapur umum hingga layanan kesehatan,” ungkapnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, Abdullah Efendi, menyebut tingkat kunjungan terus meningkat, terutama pada waktu-waktu tertentu seperti menjelang dan setelah salat Zuhur.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi, khususnya saat jam-jam istirahat siang hingga sore. Ini menunjukkan pos mudik memang sangat dibutuhkan pada momentum arus mudik dan balik,” katanya.

Lebih lanjut, BAZNAS berharap ke depan fasilitas layanan dapat terus ditingkatkan, seiring meningkatnya kebutuhan pemudik setiap tahun. Dukungan masyarakat melalui zakat dan infak juga dinilai menjadi kunci keberlanjutan program tersebut.

“Kami berterima kasih kepada para muzaki di seluruh Indonesia. Semoga ke depan semakin banyak yang berpartisipasi sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas ke semua masyarakat,” tukasnya.

error: Content is protected !!